Manado – Forum Group Discussion, Kamis (17/09/2015). Rektor Universitas Sam Ratulangi dalam sambutannya mengatakan Seminar Nasional tentang Pengelolaan Sumberdaya Kemaritiman Secara Komprehensif yang membicarakan dalam tataran global nasional.
Fokus permasalahan yang mungkin dapat di angkat dalam penyusunan rencana aksi pengelolaan teluk Tomini antara lain, penyelesaian konflik pemanfaatan sumberdaya perikanan, pencemaran lingkungan, degradasi habitat pesisir, dan kemerosotan keanekaragaman hayati.
Pengelolaan Teluk Tomini ini memerlukan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah, akademisi dan bahkan pelaku bisnis.
Perlu sinergi dan koordinasi sehingga masalah degradasi lingkungan dapat di atasi secara efektif dan efisien.
“Kerja sama Penataan kawasan Teluk Tomini antara Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UNSRAT dengan Kementerian Koordinasi Bidang Kemaritiman RI harus secara terpadu dan berkelanjutan dan harus di pahami serta di tetapkan sasaran dan capaian yang terukur serta tepat sasaran,” ujar Gubernur Sulawesi Utara Dr Sinyo Harry Sarundajang.
Turut hadir dalam acara ini Direktur Jenderal Sumber Daya Ilmu Pengetahuan,Teknologi dan Pendidikan Tinggi Prof dr Ali Ghufron Mukti M.Sc PhD. (ads/risat)

