Agama dan Pendidikan

Menristek Bambang Brodjonegoro Resmikan PLTMH Berbasis Turbin Ulir di Desa Tatelu

Dengan begitu, output yang dihasilkan 15.000 Watt, dan bisa dioperasikan pada head rendah 0,5 meter sampai 5 meter dan bisa memanfaatkan debit air saluran irigasi sehingga tetap menghasilkan listrik meski pada musim kemarau.

Lanjut Evert Slat, PLTMH berbasis turbin ulir ini dapat bermanfaat untuk penerangan jalan dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan menjangkau desa-desa yang belum dijangkau listrik atau menjangkau industri peternatak dan industri yang menggunakan alat kerja listrik.

“Penelitian dimulai sejak tahun 2010, melalui pendanaan awal internal Politeknik Negeri Manado dan saat sudah dipatenkan. Ke depan, Politeknik Negeri Manado akan terus berupaya mengembangkan penelitian yang berguna dalam meningkatkan daya saing bangsa dan kesejahteraan masyarakat, mewujudkan SDM Unggul Indonesia Maju,” ujar Evert Slat seraya berterima kasih kepada pemerintah dan masyarakat Desa Tatelu yang sudah banyak memberikan bantuan, menjadi mitra dalam pelaksanaan penelitian ini.

Sementara itu, Deputi Bidang Penguatan Riset dan Pengembangan Kemenristek RI DR Muhammad Dimyati mengaku senang karena pemerintah dan perguruan tinggi bisa bekerjasama untuk memanfaatkan hasil riset demi kesejahteraan masyarakat.

“Ini merupakan bagian dari implementasi konsep pengabdian masyarakat yang menjadi salah satu tujuan Kemenristek BRIN. Di kementerian ada sekitar 170 kegiatan program pengembangan teknologi pengabdian masyarakat yang diharapkan dapat didorong lagi demi kesejahteraan masyarakat, sejalan visi menteri untuk mendorong teknologi tepat guna,” ujar Muhammad Dimyati.

(Finda Muhtar)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara