Dari dana keuntungan pertama inilah bangunan Sekolah Tinggi Theologi Bethesda di kawasan Kota Harapan Indah Bekasi berdiri.
Selang 7 tahun hingga sekarang, buku Anchor Handling telah menjadi salah satu buku panduan bagi para pelaut dunia.
Dan semua keuntungan penjualan diperuntukan bagi pengembangan sekolah tinggi tersebut.
“Sejak awal menulis buku itu, saya berdoa kepada Tuhan dan bernasar, kiranya karya intelektual saya ini bisa menjadi berkat dalam pelayanan di tengah dunia, baik sebagai sumbangan keilmuan dalam dunia teknologi perkepalan, juga sebagai sarana pelayanan membangun iman kepada Tuhan,” ungkap lelaki yang memulai karir pelayarannya dari koki ini.
Kini, keseharian Kapten Krets Mamondole, masih berhubungan dengan dunia pelayaran, dan bisnis perkebunan sawit di pulau Kalimatan. Ia mengelola ratusan hektar perkebunan sawit miliknya.
“Saya sangat senang melihat anak-anak kita dari Sitaro yang berprestasi. Ya apa salahnya bila dilanjutkan ke perguruan tinggi. Saya bantu mereka, seluruh biaya selama mereka menuntut ilmu itu saya tanggung. Saya berangkatkan mereka ke Bekasi untuk mereka tinggal di sana lalu kuliah. Sampai saat ini sudah ratusan Pendeta yang ada di Sitaro, dan hampir semuanya lulusan dari Sekolah Tinggi yang telah saya dirikan,” ungkap Wakil Ketua Partai Perindo Sulut ini.
(***/Finda Muhtar)
