
Manado, BeritaManado.com – Ketua Fraksi DPRD Sulawesi Utara, Louis Schramm, melontarkan kritik pedas terhadap kebijakan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) yang membekukan seluruh izin pelayaran kapal barcelona grup setelah insiden terbakarnya satu kapal.
Menurut Schramm, kebijakan tersebut dinilai berlebihan dan berdampak langsung pada kehidupan masyarakat Nusa Utara yang sangat bergantung pada transportasi laut.
“Jangan bikin susah masyarakat Nusa Utara. Sebagian besar kebutuhan mereka tergantung kapal. Sekarang semua izin dibekukan, hanya karena satu kapal terbakar. Ada apa ini? Dan anehnya, hanya satu perusahaan yang terdampak,” tegas Schramm, Jumat (8/8/2025).
Ia menilai, jika memang ada kesalahan atau pelanggaran, seharusnya KSOP melakukan pembinaan sambil tetap mengizinkan operasional kapal berjalan, bukan menghentikan seluruh aktivitas pelayaran.
“Kalau ada kekurangan, bina sambil berjalan. Jangan korbankan masyarakat. KSOP sebaiknya segera kembalikan semua izin yang dibekukan,” ujarnya.
Schramm menegaskan, DPRD akan mengawal persoalan ini hingga tuntas, sebab ia melihat kebijakan sepihak ini dapat memicu krisis distribusi logistik, layanan, hingga aktivitas ekonomi di Nusa Utara.
(Jhonli Kaletuang)
