Manado – kasus yang menimpa dr. Dewa Ayu Prawani Sp.OG dkk yang ditangkap paksa dalam kasus malpraktik kedokteran menjadi berita utama yang menghias pemberitaan media belakangan.
Soal masalah tersebut, aktivis GMKI drg Hizkia Sembel menyebut media massa jangan provokasi masyarakat dengan berita-berita buruk yang menyudutkan profesi dan pekerjaan dokter.
“Ini yang nantinya mencipta paradigma buruk tentang pekerjaan dokter,” tutur Sembel Jumat (15/11), yang juga dokter muda di Universitas Sam Ratulangi Manado.
Ketua Umum Forum Komunikasi Mahasiswa(FKM) Minahasa ini mengungkapkan, masyarakat awam harus mengetahui kalau dokter hanya berusaha semaksimal mungkin bukan menjanjikan hasil. “Segala sesuatu ada resikonya dalam dunia kedokteran ada juga yang namanya risiko medis apalagi yang menyangkut tindakan operasi yang dapat menimbulkan efek berbahaya sampai kematian,” cetusnya.
“Kadangkala dalam kedaruratan medis dokter dituntut harus segera melakukan tindakan karena keterbatasan waktu yang dimiliki oleh karena terlambat beberapa detik saja dapat berakibat fatal bagi pasien. Tindakan seperti ini didalam pikiran dan hati nurani dokter yaitu hanya ingin menyelamatkan nyawa orang tersebut,” lanjut dia lagi.
Apalagi jelasnya, pemidanaan terhadap dokter yang sedang berusaha mengobati akan berdampak buruk bagi masyarakat karena dokter pasti akan melakukan “defensive medicine” yaitu takut melakukan tindakan sehingga pasien darurat bisa saja tak selamat karena harus menuggu tahapan prosedur dengan lengkap. (*/ady putong)
