
Tomohon, BM – Guna meminimalisir dampak letusan Gunung Lokon yang dapat terjadi sewaktu-waktu, sejumlah warga meminta kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tomohon agar segera mendistribusikan masker, sehingga dampak letusan yakni abu vulkanis tak dapat dirasakan secara langsung.
“Kondisi seperti saat ini kami rasa tindakan yang tepat adalah pembagian masker. Jangan lagi setelah terjadi letusan baru kemudian masker dibagikan, parcuma, so kana abu lebe dulu baru mo se berbage. Dan untuk pembagian masker diusahakan merata,” ujar sejumlah warga ditemui.
Lanjut dikatakan mereka, langkah antisipatif memang dibutuhkan, namun saat ini yang dibutuhkan adalah tindakan nyata. “Kalau boleh jangan ada simulasi-simulasi, kan rupa mo minta-minta jadi tu letusan. Lagian simulasi menjadikan masyarakat yang tidak tahu menjadi panik sehingga berujung bisa ada korban lain,” tegasnya.
Terkait hal tersebut, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tomohon Ir Royke Roeroe saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pembagian masker memang sudah akan dilaksanakan. “Ya. Memang dan itu akan kami lakukan secepatnya,” tukas Roeroe. (iker)

Oom….
Stimulasi itu bukang mo minta minta bencana, sebab bencana itu diminta atau tidak pasti akan datang kalau memang sudah waktunya. Coba buka sadiki tu otak, kalo masyarakat so di bekali dengan cara cara menangani situasi bencana yang baik, justru akan mengurangi kepanikan …
Depe contoh masyarakat jepang. Dari anak TK sampe Nenek2, dorang so familiar skali menghadapi bencana alam lantaran stimulasi rutin dilakukan!!!