Amurang—Masih banyaknya kendaraan taxi gelap yang beroperasi di jalur trans Modoinding-Manado membuat Polres Minsel langsung action. Ditamba lagi, laporan pemilik kendaraan resmi di Minsel dan Mitra. Bahwa ternyata, pemasukan dari kendaraan resmi bukannya naik. Melainkan turun drastis, maka Kapolres Minsel, AKBP Sumitro, SH langsung memerintakan Kasat Lantas AKP Febry Pius Loda untuk gelar operasi.
‘’Ya, ini program lanjutan dari mantan Kasat Lantas AKP Franky Manus, SH. Dan kelanjutan diatas langsung diantisipasi, sebab ternyata tak sedikit pemilik kendaraan resmi (bus, red) datang melapor soal taxi-taxi gelap yang beroperasi mengangkut penumpang gelap,’’ ujar Kasat Lantas AKP Febry Pius Loda melalui Kanit Turjawali Lantas Aipda Corneles Kainama kepada beritamanado.com Selasa (27/3) pagi tadi.
Kata Kainama, bahwa operasi diatas akan dilakukan terus menerus. Sebab, banyak sekali laporan masyarakat. Lebih khusus laporan langsung pemilik kendaraan resmi.
‘’Maka dari itu, pihaknya (Polres Minsel, khususnya bagian Lantas) tak akan segan-segan menilang semua kendaran ber-plat nomor hitam yang kuat dugaan mengangkut penumpang gelap. Ini dilakukannya, seiring dengan banyak laporan masyarakat. Memang banyak juga masyarakat lebih suka naik kendaran taxi gelap,’’ kata Kainama tegas.
Jadi, tambah Kainama hal-hal diatas akan dilakukan siang dan malam. Ataupun, ada kecurigaan kendaraan taxi gelap mengangkut penumpang. Pihaknya langsung mengawasi dan menilang di Polres Minsel.
‘’Ini dilakukan untuk meminimalkan kendaraan di Minsel. Lebih khusus, tak ada lagi kendaraan jenis taxi gelap di Minsel dan Mitra,’’ pungkasnya. (and)

