Notifikasi dari otoritas China ini mendorong Badan Karantina Indonesia (Barantin) dan sejumlah otoritas lokal untuk meningkatkan pengawasan dan kualitas buah yang akan diekspor.
Sebagai buah tropis, salak memang sulit untuk tumbuh di daratan China. Sebaliknya, salak tumbuh subur di wilayah Indonesia. Salah satu daerah yang populer untuk perkebunan salak adalah Yogyakarta. BPS mencatat produksi buah salak Indonesia tahun lalu hampir mencapai 2,1 juta ton, tetapi hanya 4,7 ribu ton di antaranya yang diekspor.
(Sumber: Xinhua)
