Tahuna – Kampung Kauhis Kecamatan Manganitu menjadi perwakilan Kabupaten Kepulauan Sangihe pada lomba antar kampung tingkat provinsi.
Kampung yang memiliki 10 peraturan kampung (perkam) ini bahkan memiliki banyak keunggulan yang tidak dimiliki kampung lain antara lain menjadi kampung budaya, masyarakat memiliki usaha ekonomi kerakyatan.
Camat Manganitu, Devi Rompis, mengatakan Kauhis masuk dalam kampung budaya di Kecamatan Manganitu, budaya belajar bagi para siswa mulai jam 17-19 Wita, Kamis Mulok, budaya berbahasa daerah yang diwajibkan setiap Kamis, Budaya Jumat Bersih untuk masyarakat dan Sabtu bersih untuk aparat pemerintahan, budaya Sapa, Senyum dan Salam (3S) serta budaya tanam anggrek.
“Melihat potensi yang ada, Kauhis bakal melewati prestasi Kampung Kawio Kecamatan Marore dalam lomba desa tahun lalu,” ungkap Rompis.
Ditambahkannya keungulan lain adanya usaha kerakyatan, dimana Kampung Kauhis memiliki usaha kripik malinjo, kripik ikan dan usaha minyak wangi dari kelapa serta tempat produksi musik bambu.
Sementara itu, ketika dalam penilaian dari tim penilai provinsi baru-baru ini Kampung Kauhis mendapatkan respon yang positif dari tim penilai karena antusiasme masyarakat dalam menyambut tim dari provinsi dan memakai ciri khas Kaushis yaitu dengan musik bambu.
Menurut Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Drs HR Makagansa MSi, sangat optimis Kampung Kauhis bisa mendapatkan juara dalam lomba desa dan bakal didorong agar dapat melampui prestasi Kampung Kawio. “Sebab kampung memiliki keunikan dan banyak keunggulan,” terangnya. (gun)
