Kota Manado

Mahasiswa Unsrat Bersihkan Sungai Sario

Mahasiswa Unsrat Bersihkan Sungai Sario
Mahasiswa kompak sebelum membersihkan sungai (foto beritamanado)

MANADO – Jumat (25/11/11) pagi tadi, puluhan mahasiswa Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado berbondong-bondong turun di aliran sungai Sario yang melintasi samping kanan kantor Polda Sulut.

Mahasiswa Unsrat Bersihkan Sungai Sario
Aktifitas membersihkan sungai (foto beritamanado)

Melibatkan mahasiswa yang sedang mengikuti program KKNT Unsrat angkatan 94, kegiatan ini didampingi oleh Ir. Siene Carly Rimbing, MSi, Drs. Jemmy Abidjulu, MSi , Telly Antow, SH.MH , DR. Ricky Sondakh, dan Kelly Rumokoy, SH.MH selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) memulai aktivitas
pembersihan saluran sungai yang dipenuhi sampah pukul 06.30 Wita.

Drs. Jemmy Abidjulu, MSi salah satu DPL kepada beritamanado menyampaikan bahwa program tersebut bertujuan memberikan himbauan kepada masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. (me)

20 tanggapan untuk “Mahasiswa Unsrat Bersihkan Sungai Sario”

  1. Kalau begini, terpuji sangat. Beda dengan kemarin, aksi demo ditunggangi, beking macet jalan, ganggu civitas unsrat dlm rutinitasnya. Viva mahasiswa unsrat!

  2. Haloo Komentar Ulung……musti akui torang pe Rektor skarang jauh lebih effektifdalam kebersihan. Saya yang mencanangkan proram ASRI (Aman, Sehat, Rapih, Indah) dan saya bangga, Prof Rumokoylah yang lebih berhasil mengimplementasinya……memang proses toch: Well [planned, well organised and well implemented….Dalam Alkitab: Paulus yang menanam. Kefgas yang menyiram tetapi kedua duanya bukan yang dimuliakan, yang dimuliakan ialah Tuhan yang menumbuhkan…(lupa di natz mana itu). JCBU..Matri dukung Rektorat supaya program ASRI jalan bagus…bukan cuma bersih tetapi butul butul “ASRI” LUAR DALAM. vIVA uNSRAT.

  3. Selama kita pigi qta nda pernah lia itu sampah, berarti ngana ada lia waktu jaman pak lucky stow kong di belakang kantor pusat sama deng hutang. Hahahaahaha……

  4. Kalau soal kebersihan di Unsrat, saya sudah beberapa kali berkunjung di sana. Kesimpulannya, kebersihan lingkungan sudah semakin baik. Walaupun begitu, kebersihan dalam gedung masih perlu dipelihara kebersihannya setiap hari, terutama toiletnya.

  5. Mo tanya dulu, tu di belakang kantor pusat depe sampah2 so ja rutin angka? Dulu kita ja lia cuma ja tumpuk di belakang gedung noh…. Waktu itu kita ja bayangkan tu gedung rektorat itu laksana seorang gadis cantik bergincu merah menyala, tapi mengenakkan baju dalam yg belum dicuci berhari2… hehehee…. mudah2an so ndak ta tumpuk tu sampah kang?

  6. …MULAI DARI HAL-HAL YANG KECIL SEPERTI INI BAGUS….

    ….NANTI KALO SO LULUS BARU KASE BERSIH YANG BESAR …KASE BERSIH ITU PEJABAT KORUP NEH…

  7. Kalo mo lia, komentar bung ferdinand dp versi malaikat yg ‘positive thinking’, kalo ini adano dp versi setan yg ‘negative thinking’. Memang beda langit dan bumi ehhh… surga dan neraka lebe pantas…..

    Kalo dorang semua ‘misalnya’ yg buang sampah langsung kerja bakti msh lebe bagus daripada sambarang buang sampah, nda kerja bakti terus cuma tahu asal kase komentar. Semua sadar dari diri sendiri dulu…..

  8. @Adano, banyak mulut doang loe, cuma tau banyak bacod. Mendingan orang yang ada kerja, daripada cuma banyak mulut kayak loe disini tanpa buat apa2……

  9. Happy Sunday to all Christians. Bersih lingkungan bersumber dari hati yang bersih. May God Bless Us.

  10. Buat Adano, saya hargai pendapat Anda. Mudah2an alasan Anda konstruktif.
    Gbu always and give you peace in your heart.

  11. Such as ritual….
    Thanks to the ancestors so se ajar tu ‘cara recycle sampah’ tanpa perlu technology. Its a green techno anyway and it look so natural…:)

    Recycle ala unsrat techies: Nyampah-kerja bhakti, nyampah-kerja bhakti, nyampah-kerja bhakti.

  12. Sebenarnya banyak kegiatan bagini cuma sayang nda pernah liput, kecuali yang di posko cuma banyak kegiatan non-fisik, akhirnya banyak dapa tudingan miring terus…..

  13. Saluut atas partisipasi Mahasiswa dalam kebersihan kota. Ini musti jadi “gerakan”. Harus di “engineer” menjadi “movement” yang diorong terutama bukan oleh “uang” atau “kekuasaan” tapi oleh “value” oleh “kesadaran” seperti yang disentil Pak Ferdinand W.

    Rektor Unsrat kan Ketua “Besih Brsih Bunaken”….Salut untuk Pak Rektor untuk “leadrship” ini….makanya “tri civitas academica” harus “follow the leader” punya “sense of environmental quality”…”lingkungan yang bersih”…GBU all.

  14. ini baru bilang unsrat… tuh laen cuma tau ‘miring’ terus bung ferdi, berbeda sekali dengan bung ferdi sendiri…. Lanjutkan!!!!

  15. Wow !!! Fantastic !!!
    Melihat senyum ngoni yang cerah akan secerah itulah masa depan Sulut.
    Giat2 belajar ne !!! Jadilah Excellent Students !!! Jadilah pelopor kebersihan
    dan kegiatan positif lainnya. Ngoni samua mahasiswa/i semua PT yang su
    dah jauh lebih mengerti diharapkan untuk jadi contoh/mengingatkan/sosiali
    sasi bagi mereka yang kurang/belum mengerti
    Jadilah generasi penerus yang kita harapkan untuk masa depan sulut yang
    lebih baik.
    Kalau melihat perkembangan teknologi bukan main pesatnya. Era komputer
    sudah memasuki era super komputer dan dengan cepat/segera memasuki
    era hyper komputer. Teknologi penerbangan semakin canggih yang memudah
    manusia bermigrasi membuat se olah2 dunia ini semakin kecil/ke mana2 tera
    sa semakin dekat. Semoga dengan disiplin/fak yang masing2 ngoni tempuh
    siap untuk mengikuti perkembangan jaman dan mampu bersaing ditingkat na
    sional dan internasional.

    Sering saya lihat dinegara yang sudah lama maju anak anak kecil kalau meli
    hat sampah bekas minum dan lainya ditempat mereka bermain/park, mereka
    ambil/pungut dan dibuang ketempat sampah. Tanpa guru mereka dengan ter
    tib berbaris naik ke bus jemputan sekolah.
    Diperapatan jalan kalau tiba tiba trafic light mati, tanpa kehadiran polisi semu
    a mobil bergantian maju, tidak ada yang nyerobot dan ahirnya macet total.
    Disini dengan jelas perlunya kesadaran/pengertian.

    Dengan teknology/mengeluarkan dana setinggi apapun kalau semua masa
    bodo ahirnya jadi nol besar. Banyak kotra metropolitan dengan segala tek
    nologi sesudah mesin pembersih lewat rame rame buang sampah sembara
    ngan ahirnya tetap polusi/kotor. Banyak kota yang masih memakai alat sea
    danya tapi tetap bersih.

    Kita jangan seperti ceritra seribu satu malam, semua yang diinginkan hanya
    semudah membalikkan telapak tangan.
    Kita harus usahakan bertahap dan pasti. Revolusi industri yang merubah ke-
    hidupan manusiapun memerlukan waktu puluhan tahun.
    ” We have to start from the bottom ”

    Jangan buang sampah sembarangan, jangan parkir mobil sembarangan, ja
    ngan main serobot ahirnya semua tidak bisa bergerak/macet total.
    Jangan rame rame bikin kotor mengundang penyakit rame rame sakit rame
    rame menyalahkan rumah sakit yang penuh kurang melayani.
    Jangan terlalu banyak menyalahkan pejabat yang secara demokratis kita
    pilih, dukunglah mereka, tidak ada diantara kita yang sempurna. Yang me
    langgar hukum akan mendapat sangsi hukum tentunya.

    Akan hadirnya ratusan kapal terbang baru akan memerlukan lebih dari seribu
    penerbang. Semoga ada usaha untuk adanya sekolah penerbangan dimana
    bisa diikuti oleh muda/mudi Sulut. Demikian juga untuk perwira laut sejalan
    dengan perkembangan hub international udara/laut Sulut.

    Sorry ne !! so talalu panjang ini !!
    May God be with Students/Youth.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara