Politik dan Pemerintahan

LSI Lagi “Promosikan” Mahfud MD ?

Manado-Selasa (11/12) siang di restauran Idaman II Sario, Lembaga Survei Indonesia atau LSI menggulir diskusi publik tentang calon presiden RI 2014, bertema Upaya Peningkatan Kwalitas Pemilih. Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD menjadi figur sentral dalam hasil survei besutan lembaga tersebut.

Direktur LSI Hendro Prasetyo PhD menjelaskan, survei yang dilakukan kali ini agak berbeda, menggunakan metode snowballing. Yang paling mendasar, LSI tidak mengambil sampel dari kalangan masyarakat biasa, namun pada tokoh-tokoh yang debut Hendro sebagai opinion leaders.

“Jumlah responden 223 opinion leader, mereka adalah narasumber media berpendidikan S3, pemimpin redaksi media massa, pengusaha nasional, purnawirawan jenderal atau minimal letnan jenderal yang tersebar dari Banda Aceh sampai Jayapura,” sebut Hendro.

Survei kemudian menyuguhkan 24 nama yang dinilai pantas menjadi pemimpin negara pengganti SBY. Hasil survei, sesuai paparan Hendro, terkesan seperti mempromosikan Mahfud MD. “Mungkin (survei, red) dibiayai Mahfud atau pihak-pihak yang mem-back up dia,” bisik salah satu peserta diskusi sambil mewanti namanya jangan ditulis.

Nama Mahfud MD selalu unggul pada simpulan survei berkategori diopinikan tidak melakukan KKN, tidak melanggar HAM, jujur-amanah-bisa dipercaya, mampu berdiri di atas semua kelompok/golongan. Mahfud hanya kalah satu tingkat dari Hj Jusuf Kalla pada kategori kemampuan memimpin negara dan pemerintahan. Namun begitu secara kwalitas, dalam survei LSI dia berada di atas nama-nama Capres potensial lainnya seperti Megawati, Surya Paloh, Prabowo, Gita Wiryawan, Sri Mulyani, Pramono Edhie, Puan Maharani bahkan Jusuf Kalla. Kristiani Herawati atau Ani SBY pun hanya berada di poisi juru kunci. (alf)

2 tanggapan untuk “LSI Lagi “Promosikan” Mahfud MD ?”

  1. Mengalir saja dan tidak perlu direspons negatif. Kalo qta punya calon sendiri, majukan saja. Daripada gak ada yg dimajukan dari awal utk dipertimbangkan? Iyo toh?

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara