Politik dan Pemerintahan

Louis Schramm Soroti Kondisi Bapelkes, Dinilai Bisa Jadi Sumber PAD Besar

Louis Schramm Soroti Kondisi Bapelkes, Dinilai Bisa Jadi Sumber PAD Besar
Rapat Banggar DPRD Sulut bersama TAPD Sulut

Penulis: Mega Anggawirya Zas | DPRD Sulut

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulawesi Utara (Sulut), Louis Schramm, meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut memberikan perhatian khusus terhadap keberadaan Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes).

Menurut Schramm, Bapelkes memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun, potensi tersebut dinilai belum dapat dimaksimalkan karena kondisi fasilitas dan lingkungan Bapelkes yang masih memprihatinkan.

ADVERTISEMENT

“Bapelkes harus mendapat perhatian khusus dari Pemprov karena ini bisa menghadirkan PAD yang besar,” ujar Schramm.

Ia mengungkapkan, kondisi Bapelkes juga menghadapi persoalan yang cukup mendasar. Berdasarkan pengamatannya saat berkunjung, kawasan tersebut kerap mengalami persoalan berbeda tergantung kondisi cuaca.

“Waktu saya berkunjung, kalau musim hujan pasti banjir, kalau kemarau pasti kekeringan,” katanya.

Schramm menilai, pembenahan Bapelkes seharusnya menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mengoptimalkan aset daerah. Terlebih, fasilitas tersebut memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi pusat pelatihan dan kegiatan kesehatan yang representatif.

“Padahal Bapelkes ini bisa jadi satu ikon untuk Dinas Kesehatan,” tegasnya.

Ia berharap Pemprov Sulut tidak hanya melihat Bapelkes dari sisi operasional, tetapi juga dari sisi potensi pengembangan dan kontribusinya terhadap daerah.

Sementara itu, Asisten I Gubernur Sulut Denny Mangala menyampaikan bahwa pemerintah provinsi memberikan perhatian serius terhadap persoalan yang berkaitan dengan rumah sakit maupun Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) yang berada di lingkungan Dinas Kesehatan Sulut.

Perhatian tersebut menjadi bagian dari upaya Pemprov Sulut untuk memastikan fasilitas kesehatan milik pemerintah daerah dapat berfungsi secara optimal dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat maupun daerah.

Persoalan Bapelkes pun diharapkan dapat menjadi perhatian dalam pembenahan dan optimalisasi fasilitas kesehatan serta UPTD di bawah Dinas Kesehatan Sulut.