
Manado, BeritaManado.com — Wakil ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Louis Carl Schramm memberikan perhatian serius terhadap program revitalisasi pendidikan di Sulut.
Menurut Louis, revitalisasi merupakan bentuk perhatian serius Presiden Prabowo Subianto terhadap dunia pendidikan.
Anggaran revitalisasi pendidikan tersebut berasal dari Anggaran Belanja Pendapatan Negara (APBN) yang masuk langsung ke rekening sekolah dan perlu pengawasan agar dapat digunakan dan dimanfaatkan seutuhnya untuk kepentingan sekolah, meningkatkan kualitas pendidikan.
“Jadi ini adalah bentuk swakelola yang dilakukan. Nah, swakelola ini yang kita harapkan, supaya dapat dijalankan sebaik-baiknya,” ungkap Louis Senin, (13/10/2025) di kantor DPRD Sulut.
“Saya juga minta, agar APH (Aparat Penegak Hukum) untuk ikut membantu memantau pengelolaan dana revitalisasi ini,” jelas Louis.
Lanjut Louis, hal itu dikarenakan besarnya dana revitalisasi tersebut yang berada pada kisaran angka Rp1 miliar sampai Rp3 miliar.
Tak hanya itu Louis juga menekankan, perlunya pengawasan yang ketat agar dana revitalisasi tersebut jangan sampai tidak tepat sasaran sehingga menimbulkan masaalah di kemudian hari.
“Contohnya kita di Provinsi adalah SMA. Kepala-kepala sekolah ditangkap dan segala macam karena mis manejemen untuk swakelola ini, nanti yang repot juga Torang. Somo abis ini kepala sekolah deng bendahara-bendahara,” ucap Louis.
“Nah untuk itu saya minta, pengelolaan dana revitalisasi ini harus transparan,” tegas Louis.
(Erdysep Dirangga)
