Kota Manado

Lelang Jabatan Kembali Dikritisi DPRD Manado

Penerimaan Lurah di Manado

 

Manado – Merasa tidak dilibatkan, sejumlah personil DPRD Kota Manado menuding pemerintah Kota Manado dalam pengambilan kebijakan melelang jabatan Lurah diduga sarat kepentingan.

Pernyataan tersebut diungkapkan Lineke Kotambunan, anggota DPRD Kota Manado.

Menurutnya, sebagai mitra pemerintah, DPRD Kota Manado seharusnya dilibatkan dalam lelang jabatan Lurah.

“Kami ini kan bermitra dengan pemerintah kota. Kenapa tidak dilibatkan. Informasi yang saya terima, tim seleksi terdiri dari tokoh agama, akademisi dan sejumlah pihak. Nah, harusnya dewan turut dilibatkan dalam tim seleksi. Tapi nyatanya, pemberitahuan saja tidak ada,” ujar Kotambunan kepada BeritaManado.com.

Srikandi Partai Gerindra ini pun mempertanyakan alasan pemerintah Kota Manado tidak melibatkan lembaga dewan.

Sebab menurutnya, dengan keterlibatan dewan, akan meminimalisir terjadinya persoalan dibelakang hari.

“Lihat saja masalah lelang jabatan Pala. Dewan yang menjadi bulan-bulanan masyarakat untuk datang menyampaikan keluhan. Padahal kami sendiri tidak mengetahui, sistem dan mekanisme seleksi. Seandainya dewan dilibatkan, ketika warga datang mengeluh, kami bisa memberikan jawaban mewakili pemerintah. Ini juga yang menjadi perhatian kami, jangan sampai masalah Pala kembali terjadi pada lelang jabatan Lurah sekarang ini,” tegasnya. (leriandokambey)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara