Hal tersebut, tambahnya, kalu kita mengingat sejarah sejak kemerdekaan, negara kita ini tidak lepas dari berbagai permasalahan, tetapi selalu bisa diatasi.
Kardinal juga yakin bahwa kesulitan apapun yang sekarang ini dihadapi oleh bangsa kita juga akan dapat diatasi.
“Asalkan yang bertanggungjawab mengambil tanggungjawab profesional untuk menjaga dan merawat bangsa kita ini, Polri-TNI, menjalankan tugas tanggungjawabnya sebaik-baiknya,” pungkas Kardinal. Audiensi ini diakhiri dengan doa bersama dipimpin oleh Kardinal.
Pagi sebelumnya, Kardinal telah melakukan audiensi bersama Danlanudsri Manado, Danlantamal VIII Manado dan Pangdam XIII/Merdeka. Audiensi tersebut merupakan rangkaian dari agenda kunjungan Kardinal ke wilayah Sulut, yang akan berlangsung hingga Rabu (23/10/2019).
Diketahui, Kardinal dan rombongan tiba di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, Selasa pagi. Kedatangan Kardinal di VVIP room disambut oleh Uskup Manado, Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu, MSC., bersama para pejabat TNI-Polri dan Pemprov Sulut.
Sedangkan kegiatan di hari kedua, Kardinal akan memimpin langsung Misa Syukur bersama umat Katolik TNI-Polri, di Gereja Hati Tersuci Maria Katedral Manado, Rabu pagi. Usai misa dilanjutkan sambung rasa antara Kardinal bersama umat Katolik.
Kemudian pengarahan oleh Romo Yos M.M. Bintoro, Pr., dengan tema “Peran Strategis Umat Katolik di Lingkungan TNI dan Polri dalam Membangun Semangat Berbangsa Demi Keutuhan dan Kedaulatan NKRI”. Sambung rasa dan arahan tersebut rencananya berlangsung di Wisma Montini Keuskupan Manado.
(***/miltonpantouw)
