
Manado, BeritaManado.com— Menggalang bantuan APD, berkreasi membuat kotak disinfektan, hand sanitizer, berbagi makanan, menebar narasi positif dan lain-lain.
Begitulah sifat solidaritas, gotong royong, bantu membantu, dan kreativitas bangsa Indonesia menghadapi pandemi Covid-19 ini.
Ini adalah kutipan cuitan Presiden RI Joko Widodo dalam akun twitternya, Sabtu (25/4/2020).
Mungkin ini bisa menjadi penyemangat bagi Feni Passa (54) seorang ibu rumah tangga, warga Kelurahan Bumi Nyiur Manado yang lebih memilih menjahit masker sendiri bagi keluarganya.

“Kami di rumah ada 4 orang, kalau semuanya harus beli masker berapa duit yang harus saya keluarkan mengingat sekarang semuanya lagi mengalami kesulitan ekonomi,” kata Feni Passa kepada BeritaManado.com, Jumat (24/4/2020).
Feni menjelaskan masker yang dipakai bersama suaminya saat itu hasil jahitan tangannya sendiri tidak menggunakan mesin jahit.
“Saya gunakan kain bekas dan tali sepatu yang sudah tidak terpakai kemudian saya jahit sendiri dengan mengambil contoh masker medis, tentunya dicuci dulu,” ujarnya.
Menurut Feni, masker buatannya untuk sementara dibagikan hanya kepada keluarga.
“Sudah ada 12 yang saya jahit, bisa cuci pakai, jadi kami tidak perlu beli masker lagi,” ucapnya.
(BennyManoppo)
