
Amurang, BeritaManado.com — Gerakan bersih-bersih sampah di pesisir pantai dan laut saat ini menjadi aktivitas positif dan menarik bagi warga masyarakat di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).
Seperti pada Sabtu (5/10/2019), Komunitas Pencinta Lingkungan Hidup (KPLH) Sapa Raya menggelar lomba angkat sampah di dasar laut.
Lomba ini digelar di sela-sela perayaan ritual Mandi Safar di Pantai jiko Desa Sapa Timur, Kecamatan Tenga dan diikuti puluhan orang.

Wanly Todano Ketua KPLH Sapa Raya mengatakan bahwa tujuan lomba ini adalah bermaksud agar masyarakat bisa cinta atas lingkungan sekitar dengan tidak membuang sampah ke laut.
“Lomba ini digelar bersamaan dengan perayaan ritual mandi Safar. Kami membersihkan sampah di dasar laut, untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak lagi membuang sampah di laut,” jelas Wanly Todano.
Lomba yang di gelar KPLH Sapa Raya ini, mendapat respon positif dari pemerintah desa setempat.
“Kami atas nama pemerintah sangat merespon lomba yang digelar para anak muda ini. Kami pemerintah akan mensupport segala kegiatan KPLH demi kepentingan banyak orang,” kata Ronny Lengkey, Hukum Tua Desa Sapa Timur.
Dirinyapun berterima kasih, karena aksi ini sudah mendukung rencana pemerintah Desa Sapa Timur untuk menjadikan lokasi Pantai Jiko ini sebagai destinasi objek wisata.
Dalam Lomba ini, KPLH Sapa Raya memberikan hadiah-hadiah menarik bagi pemenang juara 1, 2 dan 3, seperti alat selam Fins (kaki katak) dan perlengkapan menyelam lainnya.
(TamuraWatung)
