
MANADO – Dalam rapat paripurna penandatangani kesepakatan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Manado Tahun 2011 antara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Pemerintah Kota (Pemkot) pada Sabtu, (8/10) di ruang rapat DPRD. Suasana rapat tersebut sempat terjadi ketegangan terkait interupsi salah satu anggota DPRD dari Fraksi Partai Gerindra, Conny Rumondor.
Rumondor mempertanyakan komitmen Pemerintah Kota menyangkut keamanan di Kota Manado yang akhir-akhir ini sempat meningkat tajam dari data yang ada pada Kepolisian dalam hal ini Polresta Manado dan Polda Sulut. Hal itu berbanding terbalik dengan komitmen Pemerintah Kota yang ingin menjadikan kota yang menyenangkan dan berbudaya.
“Kota Manado bukan Kota yang menyenangkan tapi Kota yang menegangkan” hal tersebut dikatakan Rumondor dalam interupsinya di rapat paripurna sesaat setelah pimpinan rapat Mor Bastiaan mengetuk palu tanda disetujuinya anggaran perubahan Pemerintah Kota.
Dari pantauan wartawan Beritamanado, Walikota Vicky Lumentut langsung mengunjungi meja Rumondor setelah rapat selesai. Tidak tahu apa yang dikatakan Lumentut kepada Rumondor tapi tampak keduanya kelihatan akrab. (jrp)

SALAH PILIH torang… biar RUmondor lei kritis mar dia juga tidak bisa dijadikan panutan….
io coba samua pejabat turkam ealuasi seberapa besar penerus yang bisa selesai sampai sarjana?juga lihat seberapa besar yang putus sekolah?jangan hanya buat 2x perda dan terjadi 5D sehingga kebijakan kebanyakan hanya menguntungkan sebelah pihat?memang samua pejabat terobsesi mecalonkan wakil rakyak murni untuk duit?bukan kerja krn hati nurani kiapa kong samua kabag bukang orang asli yang pegang buat referendum klw pemerintah pusat nda perhatikan atau buat negara bagian ajahjangan ada diskriminasi disulut supaya pempus tabuka mata.
ado kasiang itu pejabat sonda jaga pikir masa depan itu penerus manado kurang mo perkaya diri sandiri napa org teroris somulai menjamur?apa dorang suka stau dorang pe generasi somo jadi —- samua stau?
eh pejabat jang ngoni kejar harta melainkan buat kota manado aman makmur supaya turis baik dari dlm dan laur aman?krn ngoni mati hanya peti seharga tarulah 50 juta mar itu manado klw so nda aman mo bilang apa ley.gereja so mulai jaga dapa akang
Yess …
MIRAS adalah perusak No.1 Generasi muda SULUT.
banya nda lolos tentara dll gara2 miras. lucunya trend miras sebagai gaya “batamang” semakin merambah anak2 kecil.
Mudah2an PEMKOT lebih serius tentang hal ini