BITUNG—Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dan Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kota Bitung menyatakan mendukung dihadirkannya lokalisasi di kota palabuhan ini. Apalagi jika bertujuan untuk mencegah meningkatnya angka penyebaran HIV/AIDS yang kian hari terus bertambah.
“Kenapa tidak, kita jangan munafik, sepanjang itu sesuai dengan aturan, kami mendukung adanya lokalisasi di Kota Bitung,” ujar Ketua KNPI Kota Bitung, Raymond Luntungan.
Karena menurutnya, dengan adanya lokalisasi, para pekerja seks komersial (PSK) di daerah ini bisa dikontrol. Sebab lanjut Luntungan, dengan adanya lokalisasi dalam mencegah penyebartan penyakit HIV/AIDS.
“Lokalisasi juga bisa menghasilkan PAD, sebab pemerintah bisa menarik retribusi bagi setiap pengunjung yang masuk di kawasan lokalisasi,” katanya.
Namun menurutnya itu harus ada aturan yang mengatur siapa saja yang diperbolehkan masuk ke kawasan tersebut. “Mungkin kawasan itu hanya bisa dikunjungi warga asing atau bukan warga asli Kota Bitung, dan setiap pengunjung dapat ditarik retribusi,” kata Direktur Tehnik PDAM Duasudara Kota Bitung ini, seraya mengatakan itu harus melalui kajian yang matang.
Sementara itu Kaban BPPKB, dr Ellen Wuisan juga menyatakan sangat mendukung jika Pemkot Bitung mulai mempersiapkan wilayah lokalisasi. Karena para PSK yang selama ini sulit dikontrol bisa mendapat perhatian dari instansi yang berkaitan dengan masalah HIV/AIDS.
“Memang saya sadari ini bakal mendapat penolakan, namun saya ingatkan, saat ini angka HIV/AIDS di Kota Bitung terus bertambah. Dan jelas kita sangat sulit melakukan pengontrolan karena para PSK tidak terkonsentrasi disatu tempat saja,” kata Wuisan.
Wuisan sendiri sangat menyesalkan penolakan dari sejumlah kalangan soal lokalisasi di Kota Bitung. Padahal menurutnya, dengan adanya lokalisasi maka Perda kodom bias dijalankan untuk menekan angka HIV/AIDS serta penyakit kelamin lainnya.
“Sekali lagi saya minta kita tidak perlu naïf atuapun munafik soal lokalisasi, tapi lihatlah dari sisi lain yakni sisi kesehatan yang jelas-jelas sangat mempermudah melakukan kontrol terhadap para PSK,” katanya.(en)
