
Penulis: Sri Surya | Manado
Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Mukjizat Kesembuhan bertajuk “Waktunya Sudah Dekat” kembali menggema di Kota Manado, Selasa (28/4/2026).
Pada hari kedua pelaksanaan, banyak jemaat memadati Lapangan Sparta Tikala untuk beribadah, memuji Tuhan, dan mengalami lawatan rohani.
Ibadah diawali dengan doa pembukaan yang dipimpin Ketua Umum Pucuk Pimpinan KGPM, Gbl. Francky Londa.
Suasana penuh hikmat langsung terasa saat pujian dan penyembahan dipimpin oleh Ps. Glady Tuwoh, disusul penampilan pujian yang membangkitkan iman dari Ps. Vriego Soplely.
Meski Kota Manado sempat beberapa kali diguyur hujan deras sepanjang hari, cuaca cerah justru menyelimuti kawasan Lapangan Sparta Tikala saat pelaksanaan KKR berlangsung.
Kondisi tersebut semakin menambah sukacita jemaat yang hadir dari berbagai wilayah di Sulawesi Utara.
Pujian dan penyembahan bergema memenuhi area ibadah terbuka, menghadirkan suasana hadirat Tuhan yang begitu kuat.
Jemaat larut dalam penyembahan, mengangkat tangan, dan menaikkan doa dengan penuh pengharapan.
Pelayanan Firman Tuhan dan doa kesembuhan disampaikan oleh Ps. Risuli Lubis. Dalam khotbahnya, ia mengajak jemaat untuk percaya bahwa kuasa Tuhan tetap nyata bekerja hingga saat ini.
Momentum tersebut semakin istimewa ketika sejumlah jemaat mengaku mengalami sentuhan dan lawatan kesembuhan ilahi.
Tangis haru, sukacita, serta ungkapan syukur mewarnai jalannya ibadah malam itu.
Novita, warga Mahakeret Timur, mengaku sangat bersyukur dapat mengikuti KKR tersebut.
Menurutnya, kegiatan seperti ini telah lama dirindukan umat Kristen di Kota Manado.
“Sudah lama tidak ada KKR seperti ini. Kegiatan ini benar-benar mengobati kerinduan umat Kristen. Kami berharap pelaksanaan KKR sampai tanggal 30 April nanti dapat berjalan lancar dan semakin banyak jiwa diberkati,” ujar Novita.
KKR Mukjizat Kesembuhan akan terus berlangsung hingga 30 April 2026. Panitia mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan mengalami kasih serta kuasa Tuhan secara nyata.
Acara ini dipersembahkan oleh Yayasan Kairos Pelita Hati bersama Suara Kabar Baik Tinavel Ministry, serta terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya.
Ribuan jemaat diperkirakan masih akan memadati Lapangan Sparta Tikala dalam dua hari pelaksanaan berikutnya.
