Tomohon – Kinerja Sekretaris Daerah Kota Tomohon yang saat ini dijabat DR Drs Arnold Poli SH MAP mulai dipergunjingkan bahkan dipertanyakan para PNS di jajaran Pemkot Tomohon. Pasalnya menurut mereka, mantan Kaban Kesbangpol dan Asisten I Pemprov Sulut ini sering melakukan blunder yang berdampak terhadap citranya sebagai salah pejabat publik.
“Lihat saja, dalam berbagai kesempatan saat apel kami para pegawai diminta untuk melakukan absen sidik jari, baik pagi hari saat tiba di kantor maupun saat pulang, sementara beliau justru jarang melakukan absen sidik jari. Harusnya kan beliau yang memberikan contoh dan tauladan yang baik kepada kami,” ujar Alo (bukan nama sebenarnya, red) salah satu PNS Pemkot Tomohon kepada media ini.
Menurutnya, selain jarang absen sidik jari ada juga beberapa hal yang layak untuk dipertanyakan. “Seperti Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan atau DP3 PNS, SPPD dan juga pemanggilan para pejabat ke ruangannya dengan tujuan yang tidak jelas. Belum lagi hal yang lainnya yang kami rasa tak wajar itu terhadap seorang sekkot. Kalau berlarut-larut terus seperti ini akan berdampak terhadap jalannya roda pemerintahan di Kota Tomohon,” pungkasnya.
