Tondano – Fasilitas bangunan Wale ne’ Tou, Tondano yang tampak bagus ternyata tidak diimbangi penyediaan air bersih memadai. Lihat saja, kemarin ketika ibadah syukut HUT KGPM ke-80, ribuan jemaat yang hadir tampak kelabakan karena tak tersedianya aliran air bersih di toilet umum. Akibatnya, banyak jemaat yang pulang sebelum acara selesai karena tidak tahan.
“Ini bangunan aneh, tampak bagus tapi toilet tidak ada air. Bupati dan Wakil Bupati harus memperhatikan ini karena bangunan Wale ne’ Tou sering digunakan untuk acara-acara akbar,” ujar Noldy Siwu, jemaat KGPM Bahtera Ranotana.
Tak hanya air bersih yang dikeluhkan, pelayanan PLN juga bermasalah. Listrik tiba-tiba padam disaat ibadah sementara berlangsung. Penyebabnya, genset milik PLN yang digunakan kehabisan solar.
“Ada-ada saja ini PLN. Maskkan tidak ada cadangan solar. Ibarat kita akan berperang membawa senjata tapi peluru cuma satu. Kami berharap PLN benar-benar memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat,” tukas Adi Sengkey dari Sentrum Kawangkoan.
Diketahui, ibadah syukur HUT KGPM ke-80 dipimpin Gbl Joppy Laloan MTh. Hadir Ketua PP Gbl Tedius Batasina, penasehat KGPM Dr SH Sarundajang, anggota DPR-RI Vanda Sarundajang dan wakil bupati Minahasa Ivan Sarundajang. (Jerry)
