Sidang BPL-DGI tersebut dipimpin oleh Pdt. Politon dari GKST (Gereja Kristen Sulawesi tengah) didampingi Sekertaris Sidang Dr. S.A.E. Nababan (Sekum DGI).
Setelah diterima sebagai anggota DGI, maka KGPM selalu hadir dalam kegiatan DGI baik dalam bentuk Sidang BPL setiap tahun dan Sidang Raya setiap 5 thn, serta kegiatan-kegiatan lain.
Termasuk hadir pada Sidang Raya PGI terakhir pada tahun 2019 yang berlangsung tanggal 8-13 Nopember 2019 wi-Waingapu, Sumba Timur, Propinsi NTT.
Nama DGI – Dewan Gereja-gereja di Indonesia dirubah menjadi PGI – Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia pada Sidang Raya ke-X tgl 21-31 Oktober 1984 di Ambon.
Perubahan nama itu terjadi atas pertimbangan: “bahwa persekutuan lebih bersifat gerejawi dibanding dengan perkataan dewan, sebab dewan lebih mengesankan kepelbagaian dalam kebersamaan antara gereja-gereja anggota, sedangkan persekutuan lebih menunjukkan keterikatan lahir-batin antara gereja-gereja dalam proses menuju keesaan.
KONAS FK PKB PGI
Dalam perjalanan sejarah ke-Oikumenian di- Indonesia, tahun 2023, ada momen penting bagi KGPM yang menjadikannya pusat perhatian dari Gereja-gereja di Indonesia anggota PGI.
Momen penting itu ialah KPGM akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Pertemuan Raya dan Konsultasi Nasional (KONAS) Ke-16 Forum Komunikasi Pria Kaum Bapak PGI (FK PKB PGI) yang akan dihadiri oleh utusan PKB dari Gereja-gereja Anggota PGI seluruh Indonesia serta tamu lainnya.
Acara ini akan berlangsung di Minahasa, dari tanggal 1-10 September 2023.
Ketua Panitianya Wakil Gubernur Provinsi Sulut Drs. Steven Kandouw dan Sekertaisnya Steven Supit, Ketua Komisi KPKB (Kaum Pria dan Kaum Bapak) PP KGPM.
Panitia ini secara lengkap didukung juga secara serasi oleh aparat Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota serta warga KGPM.
Acara intinya adalah Laporan Pertanggungjawaban Pengurus Forum Komunikasi Pria Kaum Bapak (FK-PKB PGI) masa bakti 2018, Pembahasan Program 5 thn kedepan dan Pemilihan Pengurus Baru FK-PKB PGI Periode 2023-2028.
Acara juga diisi dengan berbagai Ceramah antara lain dari Menteri Agama (yang sekaligus akan membuka Acara tersebut), Menteri Hukum dan HAM, Menteri UMKM, Menteri Pertanian, Direktur Utama BNI, disamping Ketua Umum MPH PGI Acara diawali dengan Ibadah, juga disi dengan berbagai selingan seperti fun bike/lomba speda, Paduan Suara, Tarian Kabasaran khas Minahasa, penampilan Musik Bambu, Kolintang, dan lain-lain.
Seluruh Acara dilaksanakan di Minahasa, Sulawesi Utara.
KGPM Makin Dikenal Luas
Dengan dilaksanakannya Acara tersebut diatas dengan KGPM sebagai Tuan Rumah/Pelaksana, maka ada beberapa manfaat untuk KGPM yaitu:
- Makin dikenal luas oleh Gereja-gereja Anggota PGI;
- Dengan kehadiran beberapa Menteri dari Kabinet pimpinan Presiden Jokowi, menyegarkan kembali benang merah sejarah KGPM sebagai Gereja Kebangsaan dengan Tema Yesus Kristus Dalam Kebangsaan dan Kebangsaan Dalam Yesus Kristus. Aktualisasinya direfleksikan dalam membangun kerjasama yang erat dengan Pemerintah dalam hubungan kesetaraan untuk melaksanakan program pembangunan bangsa dengan sikap Kenabian;
- Bangkitnya kepercayaan diri pada warga dan PP KGPM yang diwakili Komisi Kaum Pria dan Kaum Bapa (KPKB) yang mampu melaksanakan Acara Tingkat Nasional, dan dimasa yang akan datang tentu siap juga untuk melaksanakan acara berskala internasional;
- Makin meluasnya pengenalan atas budaya Minahasa seperti Musik Bambu, Kolintang dan Tari Kabasaran termasuk makanan khas Minahasa oleh warga Gereja se Indonesia yang diwakili oleh Kaum Bapak dari Gereja-gereja anggota PGI;
- Makin dikenal dan dihayatinya KGPM sebagai Gereja Merah Putih karena nuansanya semua ruangan pertemuan, flyer di berbagai tempat, dan simbol-simbol yang lain, semuanya berwarna Merah-Putih. Bahkan ada Gedung-gedung Gereja KGPM berwarna Merah Putih.
Catatan penting yang lain dari Pertemuan Raya dan KONAS Forum Komunikasi Pria Kaum Bapak PGI, dimana KGPM menjadi tuan rumah/pelaksana adalah berkat kepercayaan yang diberikan oleh Olly Dondokambey SE, sebagai Ketua Umum Forum Komunikasi Pria Kaum Bapak-PGI.
Pimpinan dan warga KGPM tentu sangat berterima kasih kepada Olly Dondokambey, juga sebagai Gubernur Provinsi Sulawesi Utara yang sangat peduli pada KGPM dengan mempromosikan KGPM melalui acara ini.
Dalam persiapan maupun pelaksanaan acara ini, tentu Olly Dondokambey sebagai Gubernur Sulawesi Utara dan jajarannya akan memberi dukungan sepenuhnya bagi kelancaran dan keberhasilan acara ini.
Banyak nilai tambah yang diperoleh KGPM yang bertindak sebagai pelaksana acara tersebut antara lain 5 butir yang disebutkan diatas dan mungkin ada nilai tambah yang lain juga yang belum Penulis sebut.
Warga KGPM secara utuh tentu sangat berterima kasih atas kepedulian Olly Dondokambey bagi KGPM.
