DPRD juga memberikan perhatian serius pada pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga, pembangunan sarana dan prasarana di bidang kesehatan dan infrastruktur, kegiatan terkait antisipasi kebakaran hutan dan lahan, dukungan kegiatan terhadap peningkatan seni dan budaya, pemeliharaan gedung dan bangunan pada perangkat daerah, dukungan penyelenggaraan kegiatan keagamaan, dukungan kepada pemerintah kabupaten bolaang mongondow berupa bantuan keuangan khusus untuk pematangan lahan, penyesuaian pada belanja tidak terduga dan belanja hibah, kegiatan operasional dan teknis pada beberapa perangkat daerah antara lain, sekretariat daerah, badan penghubung daerah, sekretariat DPRD, dan perangkat daerah lainnya, dan kesepakatan-kesepakatan lain sebagaimana hasil rapat pembahasan perubahan KUA dan perubahan PPAS APBD Provinsi Sulut tahun anggaran 2025 yang tertuang dalam notulen rapat.
“Hasil pembahasan badan anggaran DPRD bersama TAPD Provinsi Sulut yang telah disampaikan ini, menjadi dasar dalam penandatanganan nota kesepakatan perubahan KUA dan perubahan PPAS APBD Provinsi Sulawesi Utara tahun anggaran
2025,” terangnya lagi.
Fransiscus menekankan bahwa, berdasarkan peraturan DPRD Provinsi Sulut nomor 1 tahun 2021 tentang tata tertib DPRD, bahwa, kebijakan umum APBD dan prioritas dan PPAS telah mendapat persetujuan bersama, ditandatangani oleh gubernur dan pimpinan DPRD dalam rapat paripurna.
“Dalam setiap langkah pembangunan dan perumusan kebijakan publik, kita sama-sama menyadari bahwa keputusan yang kita ambil hari ini bukanlah semata karya manusia, melainkan bagian dari tanggung jawab moral kita sebagai pelayan masyarakat. oleh karena itu, sebelum kita melanjutkan pada tahap penandatanganan nota kesepakatan, marilah sejenak kita renungkan firman tuhan yang tertulis dalam mazmur 90 ayat 17: “kiranya kemurahan tuhan, allah kami, melimpahi kami, dan teguhkanlah perbuatan tangan kami ya, perbuatan tangan kami, teguhkanlah itu!” semoga melalui kasih karunia-nya, segala rencana dan langkah kerja kita dalam menyusun dan menjalankan anggaran pembangunan daerah ini diteguhkan, diberkati, dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan seluruh rakyat sulawesi utara,” ucap Fransiscus.
(Erdysep Dirangga)
