
Peliput: Jhonli Kaletuang | Manado
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Utara mulai menggelar seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026.
Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menjaring putra-putri terbaik daerah yang akan mewakili Sulawesi Utara pada seleksi tingkat nasional.
Kepala Bidang Wawasan Kebangsaan Kesbangpol Sulut, Christian Singal, menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan sesuai arahan Gubernur Sulawesi Utara untuk memastikan keterwakilan terbaik dari seluruh kabupaten dan kota.
“Seleksi Calon Paskibraka Provinsi Sulut Tahun 2026 ini dilaksanakan sesuai arahan gubernur agar mampu menggali potensi terbaik dari putra-putri Sulawesi Utara,” ujar Christian Singal, Rabu (20/5/2026).
Sebanyak 60 peserta, terdiri dari 30 putra dan 30 putri dari seluruh kabupaten/kota di Sulut, mengikuti tahapan seleksi yang berlangsung ketat dan berjenjang.
Dari jumlah tersebut, hanya dua pasang peserta terbaik serta satu akan dipilih untuk melaju ke tingkat nasional.
Berbagai tahapan seleksi diterapkan secara komprehensif, mulai dari psikotes, pemeriksaan kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), parade, penilaian kepribadian dan minat bakat, hingga Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Intelegensia Umum (TIU), serta tahap akhir pantukhir.
Pelaksanaan seleksi dipusatkan di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Sulut.
Sementara tes kesamaptaan digelar di Lapangan KONI, dan tahap akhir pantukhir berlangsung di Wisma Bumi Beringin.
Kegiatan ini juga mendapat perhatian khusus dengan hadirnya Staf Khusus Gubernur Sulut, Christian Yokung, juga Staf Khusus Farist Soeharyo, bersama panitia seleksi serta para pendamping dari berbagai daerah di Sulawesi Utara.
