
Tomohon – Pasca banjir yang melanda sejumlah wilayah yang terjadi belum lama ini, Dinas Pertanian Peternakan dan Perikanan (Distanakan) Kota Tomohon langsung melakukan pendataan terhadap kerugian dan kerusakan lahan pertanian.
Menurut Kepala Dinas Pertanian Peternakan dan Perikanan Ir Ervinz Liuw MSi, pihaknya telah mengantongi akan data tersebut usai peninjauan di sejumlah lokasi. “Setelah kami turun ke lokasi, memang didapati ada sejumlah kerusakan namun itu tak signifikan seperti tanaman padi di Kelurahan Matani, Lahendong, Taratara dan Kayawu dan jagung di perkebunan Wawo. Dari fakta ini, memang ada beberapa yang gagal panen,” terangnya.
Sementara untuk peternakan, menurut mantan Asisten Ekonomi dan Pembangunan ini ada juga kerugian yang dialami oleh penduduk. “Untuk peternakan, ada 2.500 ekor ayam dan dua ekor babi yang hanyut, itu di Kelurahan Taratara,” pungkasnya.
