
Penulis: Frangki Wullur | Jakarta
Keluarga Pancasila kedepan harus menjadi salah satu bagian dari visi membangun oleh pemerintah, baik dari tingkat pusat hingga ke daerah.
Demikian diutarakan Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Maya Rumantir kepada BeritaManado.com, Selasa (2/6/2026).
Menurutnya hal tersebut akan menjadi project besar pemerintah jika menginginkan nilai-nilai luhur Pancasila menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan bangsa Indonesia.
“Dalam hal ini, pemerintah punya andil besar untuk menjadikan setiap warganya sebagai Keluarga Pancasila. Maksudnya adalah keluarga yang seluruh anggotanya menghidupi lima prinsip yang ada dalam Pancasila” kata Maya Rumantir.
Yang pertama adalah orangtua harus bertindak sebagai mentor yang memberikan pendampingan kepada anak-anaknya tentang prinsip-prinsip ketuhanan sesuai dengan agama yang dianut.

Kedua, orangtua perlu memberikan teladan dalam mengajarkan kepada anak-anaknya agar dapat memiliki sikap empati diantara sesama anggota keluarga dan orang lain.
Ketiga, di dalam keluarga itu sendiri, orangtua menjadi motor bagi upaya untuk mewujudkan persatuan dalam berbagai sendi kehidupan.
Keempat, untuk urusan pengambilan keputusan, anak-anak perlu diajarkan bagaimana bersikap dalam dinamika yang terjadi, sehingga saat keputusan diambil, tidak ada yang merasa dirugikan dan sebagainya.
Kelima, keluarga harus menjadi pusat dari upaya untuk mewujudkan keadilan sosial diantara semua anggotanya dengan prinsip keadilan sosial.
“Kelima pemikiran ini akan membantu membentuk karakter Keluarga Pancasila. Bahkan konsep ini bisa dijabarkan dan diperluas dalam konteks bermasyarakat dan bernegara di segala aspek kehidupan,” ungkap Maya Rumantir.
Ditambahkannya, bahwa kedepan Keluarga Pancasila tidak hanya sekedar menjadi visi namun benar-benar bertransformasi menjadi realita kehidupan bangsa Indonesia.
