Wisata dan Kuliner

Keluarga Nangon Rumimpunu Ubah Hutan Jadi Tempat Wisata Religi

AWALNYA sebuah hutan yang penuh dengan pepohonan, lahan yang tidak rata dan sedikit bercuram, namun lokasi kemudian berubah dengan berdirinya sebuah Villa kecil di lahan hampir satu hektar.

Objek ini kemudian diberi nama Villa Yerusalem milik Keluarga Nangon-Rumimpunu yang terletak di pinggir jalan raya Desa Kaweruan, Likupang Selatan, Minut.

Berdiri di atas lahan berbukit lebih tinggi dari jalan raya, dari situ bisa terlihat sungai dan pemandangan hijau pegunungan, udara yang alami sejuk menambah keindahan lokasi ini.

Leonard Nangon pemilik Villa ini mengatakan mendapat inspirasi dari tanh suci Yerusalem di Israel. Ketika ia dan istrinya ke sana, mereka ingin membuat sesuatu yang mirip dengan Yerusalem.

“Villa ini diberi nama Yerusalem, karena inspirasinya dari situ,” kata Leonard pada beritamanado.com Sabtu (22/6)

Setelah berdiri Villa, timbulah keinginan keluarga Nangon Rumimpunu untuk membuat monumen patung Yesus memberkati.

Sudah beberapa kali contoh gambar monumen, namun untuk model monumen patung Yesus berdiri tegap dengan kedua tangan terangkat memberkati, menjadi pilihan keluarga Nangon Rumimpunu.

Galian dasar pondasi miliki kedalaman dua meter hingga di permukaan tanah, setelah itu ada tiga neter lagi sebagai pondasi berdirinya monumen patung Yesus, sedangkan tinggi patung Yesus miliki ketinggian tujuh meter, hingga ketinggian selurhnya mencapai 10 meter.

“Kami memberi nama monumen Anugerah Yesus di Villa Yerusalem,” ujar Leonard.

Selain itu, keluarga Nangon Rumimpunu akan menambahkan taman disekitar monumen, yang diberi nama Taman Getsemani, serta akan didirikan beberapa pondok dan dinamakan pondok doa.

“Ini terbuka untuk umum, semua bisa datang, bisa melaksanakan peribadatan,” ujar Leonard.

Lebih unik lagi, keluarga Nangon Rumimpunu ini, nantinya akan menghadirkan kotak (box) kaca di dekat monumen, di dalam box kaca akan ditempatkan batu, pasir, air dan minyak yang semuanya di datangkan dari Yerusalem.

“Batunya dari Golgota, Air dari Galilea, Pasir Laut Mati, Biji Sesawi, dan Minyak Mur,” kata Leonard didampingi istri tercintanya.

Sementara monumen ini, direncanakan akan selesai di pertengahan Agustus 2013. Pemahat monumen di datangkan langsung dari Bali, dan contoh monumen Patung Yesus di ambil dari Roma.

Dengan akan berdirinya monumen ini, Bupati Minut Drs Sompie Singal MBA mengakui akan menjadi ikon wisata Minut, juga akan menunjang Minut daerah tujuan wisata 2015. (rbn)

2 tanggapan untuk “Keluarga Nangon Rumimpunu Ubah Hutan Jadi Tempat Wisata Religi”

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara