Akhirnya, Blue Tourism menawarkan manfaat besar bagi wisatawan dan industri perhotelan.
Hal ini memberikan kesempatan bagi wisatawan untuk terhubung dengan alam, menyaksikan keanekaragaman hayati laut, dan berkontribusi terhadap pelestarian lautan kita.
Dengan menerapkan praktik berkelanjutan, hotel dapat menarik tamu yang sadar lingkungan, memberikan dampak positif terhadap lingkungan, menghasilkan pendapatan dari saluran baru, dan membedakan diri mereka di pasar yang kompetitif.
Dengan konsep yang sangat bagus dalam Blue Tourism, tentu saja mensupport secara langsung pada apa yang digalakkan oleh kemenparekraf Republik Indonesia, yakni pariwisata berkelanjutan.
Adapun pariwisata berkelanjutan adalah konsep berwisata yang memberikan dampak terhadap keberlanjutan lingkungan, sosial, budaya, dan ekonomi untuk masa kini dan masa depan, baik itu bagi masyarakat lokal maupun wisatawan.
Maka dari itu, tentu diperlukan sebuah konsep pengembangan destinasi pariwisata yang berkualitas, berkelanjutan, dan berkelas dunia. (https://travel.detik.com/travel-news/d-7353806/investasi-pariwisata-berkelanjutan-kian-dilirik-di-labuan-bajo).
Catatan Ambrosius M Loho S Fils M Fil, (Dosen Fakultas Pariwisata, Universitas Katolik De La Salle Manado)
(***)
