
Minsel, BeritaManado.com – Kekecewaan warga Desa Tewasen, Kecamatan Amurang Barat, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) karena sulit mendapatkan air bersih memuncak.
Kini, keluhan tersebut tidak hanya disampaikan secara lisan, tetapi juga ramai di media sosial Facebook.
Unggahan bernada kecewa dan protes pun diposting di grup lokal dan akun pribadi warga Desa Tewasen.
Mereka membagikan pengalaman pahit tidak adanya pasokan air bersih, bahkan kegiatan masak, mandi dan WC pun sulit dilakukan.
“Ini air bersih sampe kapan kang mo jadi,, so siksa kasiang ini momasa, mandi, WC so nd ada aer sama skali,, kase info akang pa torang dank sebagai pelanggan air bersih sampe kapan babtunggu,, mohon perhatian Pemerintah desa dan petugas aer,, kalu memang mesin aer masih rusak apa nda bisa beli mesin baru jo, kan ada doi kas pelanggan ja bayar tiap bulan. Semoga ada perhatian dari Pemdes dan Petugas aer. Terima kasih ??,” tulis akun Violet Zhe, yang dibagikan ke Grup Facebook TEWASEN Torang pe KAMPUNG.
Komentar-komentar dukungan dan keluhan serupa pun membanjiri unggahan tersebut, menunjukkan bahwa masalah ini dirasakan secara meluas.
“Ya mo bgmn dari pemerintah belum kaseh tau sampe kapan berarti kembali ke saman dulu batimba jo ……dan mudah2an cepat di perbaiki supaya aman semua,” tulis Jonyrempowatu, menanggapi unggahan tersebut.
“Semoga smo ada kejelasan ? So saki ni badan2 bolak-balik baba timbah…,” tulis Vira Yunirsa Runtu, turut menanggapi.
Fenomena ini mencerminkan betapa pentingnya peran media sosial sebagai sarana untuk menyuarakan aspirasi dan keluhan masyarakat.
Dengan masifnya keluhan di Facebook, diharapkan pihak Pemerintah Desa Tewasen dapat segera merespons dan mencari solusi konkret untuk mengatasi krisis air bersih yang melanda Desa Tewasen.
Namun pada intinya, warga berharap, tekanan dari media sosial ini bisa mempercepat perbaikan infrastruktur dan peningkatan pelayanan agar air bersih dapat kembali mengalir lancar di desa mereka.
TamuraWatung
