
Tombulu, BeritaManado.com – Musim kemarau yang melanda sebagian besar wilayah di Indonesia telah mengakibatkan kekeringan di banyak tempat.
Tidak terkecuali Provinsi Sulawesi Utara juga mengalami musim kemarau, bahkan BMKG mengeluarkan rilis bahwa puncak musim kemarau di Sulut pada September 2019 ini.
Hampir dua bulan nyaris tanpa hujan, masyarakat di Desa Rumengkor, Kecamatan Tombulu, Kabupaten Minahasa, sedikit lega.
Sekitar pukul 11.50 Wita, Sabtu (7/9/2019), hujan turun membasahi bumi meski tidak berlangsung lama.
“Sekarang hujan sudah berhenti ternyata tidak lama, namun cukup membasahi tanah dan tanaman. Tidak tahu, apakah hujan cuma di sini atau juga terjadi di daerah lain,” ujar Femmy Pontoh, Warga Rumengkor.
Dia berharap, musim kemarau segera berakhir sebelum tanaman pertanian dan perkebunan mati. Apalagi, kebakaran hutan dan lahan telah terjadi di mana-mana.
“Meskipun belum sampai kekeringan, menjadi pergumulan doa kita bersama hujan turun agar sumber air tetap tersedia untuk kebutuhan sehari-hari,” tandas Femmy.
(JerryPalohoon)
