Sangihe

Kecamatan Manganitu Canangkan Tahun Budaya

Tahuna—Pemerintah Kecamatan Manganitu Kabupaten Kepulauan Sangihe telah melakukan gebrakan dan terobosan yang besar dalam menunjung visi misi pemerintah daerah, dengan pencanangan tahun budaya.

Berbarengan dengan itu, Kecamatan Manganitu juga menanam bunga anggrek, yang dilakukan Sekretaris Daerah Ir Willy Kumentas MSi di Kantor LPM Kampung Manupitaeng Kecamatan Manganitu, Kamis (11/4).

Adapun kegiatan tahun budaya yang dicanangkan yaitu jam belajar wajib mulai pukul 17.00 Wita hingga 19.00 Wita, yang diwajibkan semua anak sekolah untuk belajar, penetapan jumat bersih lingkungan bagi PNS dan Sabtu bersih untuk masyarakat, menerapkan budaya malu, dan budaya Senyum, Salam dan Sapa (3S) serta Kamis Mulok.

“Jadi untuk hari Kamis diwajibkan semua masyarakat Kecamatan Manganitu menggunakan bahasa daerah diacara apa saja tidak terkecuali,” ungkap Camat Manganitu Devy Rompis.

Lanjutnya, juga untuk memperindah Kecamatan Manganitu maka semua masyarakat harus  menanam tanaman anggrek, di halaman rumah.

“Semua kegiatan ini dalam gerakan mendukung dan visi dan misi pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam mewujudkan kabupaten bahari yang sejahtera dan bermartabat,” katanya.

Sekda Ir Willy Kumentas MSi, yang mewakili bupati, mengapresiasi terobosan yang dilakukan Camat dan Kapitalaung se-Kecamatan Manganitu yang berani mengambil tindakan yang besar yaitu pencanangan tahun budaya.

“Sebelumnya tidak ada kecamatan yang berani mengambil langkah seperti ini. Ini antisipasi yang dilakukan pemerintah kecamatan dalam menunjang visi dan misi mewujudkan kabupaten bahari yang sejahtera dan bermartabat, dalam menghadapi zaman yang lebih maju,” katanya ketika memberikan sambutan.

Ditambahkannya, tidak dipungkiri dengan program pemerintah untuk menggenjot kebaharian di bidang perikanan dan keluatan serta wisata bahari daerah ini ke depannya akan semakin maju.

“Dengan dicanangkan kegiatan tahun budaya ini sudah menjawab perkembangan Sangihe ke depan. Diharapkan kegiatan dapat dipertahankan sehingga benar-benar tahun budaya ini bisa tertanam di masyarakat sehingga tanpa diperintah mereka sendiri sudah dapat menjalankan dengan kesadaran diri masing-masing dalam menciptakan kebersihan lingkungan, budaya belajar, budaya malu,” ungkapnya. (gun)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara