Kota Bitung

Kapoh Mengaku Tak Tahu Menahu Soal Dana Lansia

Kapoh Mengaku Tak Tahu Menahu Soal Dana Lansia
Pingkan Kapoh (foto ist)

BITUNG—Kredibilitas Pingkan Kapoh sebagai seorang Camat Ranowulu patut dipertanyakan. Pasalnya, ia mengaku tak tahu menahu soal sejumlah bantuan yang telah disalurkan kepada warganya.

Seperti bantuan dana lansia dari perusahaan tambang PT Meares Soputan Mining (MSM) dan PT Tambang Tondano Nusajaya (TTN) yang diakuinya tidak diketahui. Padahal bantuan tersebut menurut Ketua Kelompok Lansia Maesaan Pinasungkulan, Yan B Pangaila sudah beberapa kali disalurkan perusahaan kepada lansian yang ada di wilayah lingkar tambang.

“Saya pribadi saja tidak mendapatkan dana tersebut, namun sejumlah rekan saya mengaku menerimanya. Dan saya ingin mempertanyakan kenapa sampai pembagiannya tidak merata atau pilih kasih,” kata Pangalila beberapa waktu lalu.

Pangalila sendiri mengaku bingung jika Kapoh tidak tahu menahu soal bantuan lansia tersebut. Karena yang menyalurkan adalah Lurah Pinasungkulan, Andre Rantung yang tak lain adalah anak buah Kapoh.

“Apa benar camat tidak tahu atau pura-pura tidak tahu soal bantuan lansia tersebut, karena yang menyalurkan adalah lurah dan masak camat tidak mengetahuinnya,” katanya.

Lebih lanjut Pangalila meminta agar kinerja Kapoh sebagai Camat Ranowulu dievaluasi. Karena sejumlah permasalahan, seperti bantuan-bantuan kepada masyarakat tidak dikatahunnya, padahal ia sebagai camat harus mengetahui persis apa yang terjadi dan dialami warganya.

Sementara itu menurut Kapoh, bantuan tersebut memang ia tidak tahu menahu sama sekali. Pasalnya, pihak PT MSM atau PT TTN kerap kali langsung berhubungan langsung dengan lurah ataupun masyarakat.

“Nanti saya tahu ketika ada rapat koordinasi baru dilaporkan oleh pemberi bantuan atau penerima. Seperti juga dengan bantuan lansia tersebut, kemungkinan pihak perusahaan yang langsung berkoordinasi dengan lurah atau masyarakat,” kata Kapoh.

Ia juga mengakui jika lurah belum melaporkan soal adanya bantuan lansia yang diberikan PT MSM dan PT TTN kepada lansia yang ada di wilayah lingkar tambang. Karena menurutnya, itu merupakan wewenang pihak perusahaan yang langsung menghubungi lurah atau warga jika ingin memberikan bantuan.(en

7 tanggapan untuk “Kapoh Mengaku Tak Tahu Menahu Soal Dana Lansia”

  1. napa dorang tu pejabat pemkot bitung so dapa “kore deng kile” bahwa ada dapa setoran (kata) dari perusahaan tambang. naaaah…lhoooo…. apa depe kelanjutan ?

    kong tu BCW jang tekeng pongo yaa… hahahahaha sadap mo lia kwak kolaborasi ‘artis’ pejabat pemkot bitung deng pengusaha tambang.

  2. sorry kita nyanda mo singgung sapa2, cuma kita mo kase jepol pa kongkoriang pe komentar di atas ttg style and facebook….pe bagus and kena sekali nohhhh

  3. hahahahaha….menang nampang doang rupanya. ini pejabat bitung pe style ley di FB mantap abis, noh dapa lia noh depe kelebehan di go show deng klasnya.

    ini pejabat dapa lia belom ta sontong depe performance leadership apa deng bemana deng mo kemana, jang2 ayu ting-ting mo manyanyi akang hihi

  4. bagaimana mo tau klo cuma sibuk ke salon urus kencantikan, ta heran le Hanny sondakh angka pa dia sebagai camat, orang jakarta bilang cuma menang di tampang doang

  5. ini no salah satu bukti jika pengangkatan pejabat tidak sesuai dengan kemampuan, hanya karena faktor loby dan tampang kemudian diberikan jabatan, bukan karena kemampuan memimpin dan merakyat, dp laste masyarakat yg dirugikan!

  6. masyaaa alloh…., seorang pejabat pemkot bitung (camat) nentau dang kalo ada bantuan yang masuk ke wilayahnya? omong kosong klas apa ini? koordinasi lintas manajemen kecamatan dengan pemkot (bkd & sekot) stag dang ding dong? hati2 loh kalo ‘pajakin’ (serakah) atas sumbangan untuk para lansia, inga inga… itu orang tua kita2 juga (masyarakat lansia kota bitung).

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara