Kota Bitung

Kantor PLN Bitung “Banjir” Pengeluhan Pembengkakan Tagihan

BITUNG—Kendati pihak DPRD Kota Bitung sudah memanggil hearing, ditambah lagi pemeriksaan Kepala Ranting PLN Kota Bitung oleh Polres Bitung, namun rupanya tidak mengurangi jumlah keluhan dari masyarakat. Terutama masalah pengeluhan soal pembengkakan tagihan rekening listrik yang hampir dialami para pelanggan PLN Kota Bitung.

Buktinya, Kamis (10/11), jumlah masyarakat yang mendatangi kantor PLN Ranting Kota Bitung untuk menyampaikan keluhan belum juga berkurang. Malah bukan hanya masyarakat biasa, tapi juga ada salah satu anggota DPRD Kota Bitung, Harto Kahiking yang juga datang dengan maksut menanyakan perihal pelonjakan rekening listrik.

“Saya ingin meminta penjelasan kepada pihak PLN soal tagihan rekening listrik saya yang tiba-tiba membengkak,” kata Kahiking.

Hal senada juga dikatakan salah satu warga Kelurahan Wangurer Timur Kecamatan Madidir, Ferdy Dumanauw. Dimana Dumanauw merasa keberatan karena harus membayar rekening sebesar Rp4 juta pada bulan Oktober.

“Padahal penumpukan KWH yang terjadi tahun lalu saya sudah bayar secara menyicil, tapi kenapa pada tahun ini terjadi lagi. Ini jelas kami merasa dirugikan,” kata Dumanauw.

Demikian pula dengan pengakuan Ny Lahamendu istri salah satu anggota DPRD Kota Bitung yang juga mengeluhkan hal yang sama. Ia diharuskan membayar Rp3 juta lebih untuk rekening bulan September, padahal biasanya hanya membayar Rp400 ribu setiap bulan.

Begitu pun dengan Ibu Kaat yang juga mengeluhkan karena meteran listrik rumahnya tiba-tiba dicabut atau diputus karena menunggak dua bulan. Hal itu dikarenakan pihaknya keberatan harus membayar rekning karena cukup besar dan tidak seperti biasanya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Ranting PLN Kota Bitung, Alfons Salindeho mengaku memang ada kesalahan pada pihak pencatat meter yang tidak membaca angka pemakaian pelanggan. “Untuk itu pelonjakan jumlah listrik itu terjadi pada bulan Juni dan Juli sehingga pada September 2011 lalu karena kami melakukan penertiban angka KWH yang belum terbayarkan,” katanya.(en)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara