Manado – Rencana rombongan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Dr Djouhari Kansil untuk melakukan sejumlah kegiatan di Daerah Kepulauan Talaud dinodai sejumlah kinerja staf di Bagian Protokol dan Humas Sekretariat Provinsi Sulut yang kurang Profesional. Atas masalah itu sejumlah pejabat Pemprov akhirnya batal berangkat untuk ikut bersama rombongan Wagub.
Pasalnya dalam rencana keberangkatan tersebut nama-nama pejabat dan wartawan yang telah disiapkan Pemprov berjumlah 29 orang akhirnya harus dikecewakan karena hanya tersedia 18 seat dalam pesawat.
“Untuk rombongan Pemprov dari 29 seat yang dipesan hanya bisa 18 yang bisa dipenuhi, hal ini dikarenakan karena Pemprov sendiri belum melakukan transaksi pembayaran,” ujar salah satu petugas penerbangan Wings Air.
Sementara itu, saat ditemui BeritaManado.com Wakil Gubernur Sulut Dr Djouhari Kansil menyatakan kecewa terhadap kinerja para stafnya.
“Sistem koordinasi tetap perlu diperhatikan bilamana terjadi seperti ini seharusnya para staff lebih bijak tentunya, urusan tiket saja begini masa harus saya yang urus ” ujar Kansil marah-marah.
Sementara itu beberapa pejabat yang batal berangkat seperti Sekretaris DPRD Jhon Palandung, Kepala Biro Kesra Setdaprov Sulut Bahagia Mokoagow, Kepala Bagian Agama Hendrik Rondonuwu dan salah satu Kasub di Humas Sulut A Y rambing serta sejumlah wartawan. (Jrp)
