Manado – Wakil Gubernur Sulut Dr Djouhari Kansil M.Pd menegaskan bagi pegawai teladan hendaknya menjadi teladan sebenarnya dan menjunjung disiplin sebagai contoh bagi sesama rekan kerja di lingkungan kerja masing-masing.
Penegasan itu disampaikannya pada saat final tes lisan terbuka calon Aparatur Sipil Negara (ASN) teladan tingkat Provinsi Sulut tahun 2015 di ruang CJ Rantung.
“Jika mampu melaksanakan itu, maka merupakan suatu kehormatan yang harus dijaga diiringi dengan besarnya tanggung jawab yang dipukul untuk membuktikan arti keteladanan dalam pengabdian, arti totalitas dalam berkarya dan arti loyalitas dalam dedikasi baik di lingkungan kerja maupun di tengah kehidupan sosial bermasyarakat,” ujar Kansil
dia menambahkan predikat teladan itu harus mampu dijaga dengan baik, tidak ada kesombongan, menganggap diri lebih baik dari orang lain, tapi sebaliknya harus mampu merendahkan diri.
Dia juga mengingatkan dalam sebuah kompetisi maka diantara peserta, ada yang menjadi pemenang dan tidak memperoleh gelar, namun sesungguhnya semua adalah kader-kader daerah yang memiliki mutu, potensi dan kualifikasi yang baik.
Untuk itu Kansil berharap sekembalinya ke tempat tugas para ASN teladan ini dapat tampil menjadi figur pelopor yang layak diteladani baik dalam etika, disiplin maupun dalam pelaksanaan tugas dan tanggungjawab.
“Tunjukanlah kemampuan dan sungguhan untuk mengukir karya pengabdian tanpa dibatasi oleh sekat-sekat, ruang dan waktu, sehingga saudara akan memperoleh kepuasan sendiri dalam menunaikan panggilan tugas mulia ini,” tandas Kansil.
