AMURANG—Masih soal roling 422 pejabat eselon III dan IV yang didalamnya terdapat kepala sekolah (kepsek). Dimana, Ketua Tim Baperjakat Drs MC Kairupan jangan cuci tangan. Sama halnya dengan Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Drs Joutje Dehoop, MSi jangan cuci tangan. Karena disini, kami melihat lembaga ini seakan-akan ingin menjatuhkan bupati Christiany Eugenia Paruntu.
Anggota Kerukunan Keluarga Pensiunan Pamong Praja (K2P2) Minsel, Drs Experius Ph Rembang kepada wartawan situs beritamanado, Senin (7/11), di hadapan para anggota DPRD Minsel, menyebut ada sejumlah oknum pejabat ingin menjatuhkan bupati Tetty Paruntu.
‘’Ini karena, baik Kairupan maupun Dehoop sama-sama cuci tangan. Bahkan, ketika ada penolakan soal rolling kepsek, baik Sekda dan Kepala BKDD tak mau tahu. Padahal lagi, AGIS Minsel telah mengancam akan mem-PTUN-kan Pemkab Minsel, kalau Tim Baperjakat tak mau mencabut SK bupati. Ini juga akan menjatuhkan kredibilitas bupati Minsel sendiri,’’ tambah Rembang dengan nada tinggi.
Lelaki yang juga mengaku pensiunan tertua namun masih suka melakukan perjuangan terkait pembangunan Minsel kedepan ini. Bahwa, baik Kairupan maupun Dehoop harus mempertanggungjawabkan apa yang telah terjadi di Minsel.
‘’Artinya, jangan sudah jadi masalah besar. Baru keduanya menyebut ikut bersalah. Sekali lagi, K2P2 Minsel sangat konsen dengan persoalan yang melilit belakangan ini. Ingat, ini akan menjatuhkan bupati Minsel sendiri. Dan bupati CEP tak tahu pasti. Paling-paling, bupati hanya disampaikan semua sudah sesuai aturan. Kemudian, bupati menandatangani SK-nya,’’ sebut Rembang yang juga mantan Camat Amurang sekitar tahun 1970-an ini. (ape)

