
Bitung – Sejumlah kader Partai Gerindra Kota Bitung mengaku tak tahu menahu soal dana bantuan Partai Politik (Parpol) yang diberikan Pemkot ke tiap Parpol lolos Pemilu.
Padahal dana ini sudah bertahun-tahun diberikan Pemkot untuk membantu tiap Parpol menggelar kegiatan termasuk sosialisasi politik ke tiap kadernya.
“Kami tidak tahu kalau selama ini ada dana bantuan dari Pemkot untuk tiap Parpol,” kata salah satu kader Partai Gerindra Kota Bitung ketika mengikuti sosialisasi tentang pendidikan politik dan stabilitas kamtibmas pada pemilu 2014 di Kota Bitung, Selasa (10/12/13) di lantai 4 kantor walikota.
Ia mengaku baru tahu soal dana tersebut ketika Kaban Kesbangpol, Jefry Sondakh menyinggung soal dana bantuan tersebut yang bersumber dari APBD.
“Saya baru tahu kalau Gerindra Kota Bitung menerima bantuan Rp6 ribu sekian per suara sesuai hasil perolehan suara pada Pemilu. Jadi ada puluhan juta yang selama ini diterima partai kami tapi kami tak mengetahuinnya,” katanya.
Ketua Partai Gerindra Kota Bitung, Lexi Maramis yang dihubungi soal kadernya yang tak tahu menahu soal dana bantuan Parpol tersebut menanggapi dengan santai. Ia mengatakan, dana tersebut sudah lama ada dan bukan hal baru untuk dipermasalahkan serta diketahui kader.
“Dana tersebut kan bukan untuk kader tapi untuk membantu Parpol melakukan aktifitas dan sosialisasi. Jadi kader tak perlu tahu karena memang bukan untuk mereka,” kata Maramis ketika dihubungi via telepon.
Ia menjelaskan, dana tersebut sudah dari tahun 1999 diberikan Pemkot yang sekarang jumlahnya sesuai perolehan suara. “Kalau dulu sesuai perolehan kursi tapi kini sesuai jumlah suara,” katanya.(abinenobm)

Kiapa mo laporan pa dpd pa pemerintah kwa… itu doi kan bkan dpd yang kase, butul nyanda?mar setau kitorang pe partai klo Dana nda kase dp laporan Jelas depe thn depan so nda mo dapa ulg…
For apa dorang mo korupsi tu Dana yang cuma 20 juta sedangkan biaya sosialisasi per tahun sampe ratusan juta…ato jangan2 bung Steven sengaja bkg busu org pe nama….ckckck…Ksiang Katu ngna
saya harap ini ditindaklanjuti DPD dengan meminta laporan pertanggungjawaban penggunaan dana sumbangan parpol dari pemerintah daerah. harus jelas jangan sampai dana itu hanya digunakan untuk kepentingan pribadi pengurus partai
Gerindra adalah partai yang saat ini pamornya lagi naik daun di pusat tapi sayang dengan adanya berita seperti ini sangat mencoreng prestasi yang sementara dibangun bapak Prabowo
dapa tau kalau itu anggaran ketua gerindra bitung ada makan sandiri