Berita Utama

Joune Ganda Jabat Penasihat, Engel Glendy Nakhodai IKA FEB Unsrat

 Engel Glendy Sahanggamu resmi dilantik sebagai Ketua IKA FEB Unsrat periode 2026–2030, sementara Bupati Minahasa Utara Joune Ganda dipercaya masuk jajaran Dewan Penasihat dalam pelantikan di Aula FEB Universitas Sam Ratulangi, Senin (6/4/2026).
Joune Ganda, Bupati Minahasa Utara, dipercaya masuk jajaran Dewan Penasihat IKA FEB Unsrat periode 2026–2030.

Penulis: Tim Redaksi

BeritaManado.comBupati Minahasa Utara Dr. Joune Ganda, SE, MAP, MM, MSi, tercatat sebagai salah satu tokoh yang mengisi jajaran Dewan Penasihat Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis (IKA FEB) Unsrat periode 2026–2030, dalam pelantikan pengurus yang digelar di Aula FEB Lantai 5 Universitas Sam Ratulangi, Senin (6/4/2026).

Kehadiran Joune Ganda bersama sejumlah nama besar Sulawesi Utara memperkuat sinyal bahwa IKA FEB Unsrat periode ini bukan organisasi alumni biasa.

Engel Glendy Sahanggamu, SE.Ak dipercaya memimpin organisasi ini sebagai ketua, didampingi Hengky Caroles (Wakil Ketua), Hanny Joost Pajouw sebagai Sekretaris, dan Mercy Lukas di posisi Bendahara.

Joune Ganda Masuk Dewan Penasihat IKA FEB Unsrat

Di jajaran Dewan Penasihat, nama Joune Ganda berdiri bersama Rio Dondokambey, Irene Pinontoan, Joan Koloay, dan Fenny Mandagi.

Sementara Dewan Pembina diisi oleh Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Berty Sompie, Wakil Rektor III Dr. Ralfie Pinasang, Dekan FEB Dr. Victor Lengkong, dan Wakil Dekan III Dr. Alfa Tumbuan.

Pelantikan ini turut dihadiri Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Langie, Kajati Sulut Jacob Pattipeilohy, Wali Kota Manado Andrei Angouw, Wali Kota Bitung Hengky Honandar, dan Mor Bastiaan.

Ketua Baru Bawa Misi Sosial: Bantu Mahasiswa Kurang Mampu

Di balik formasi yang bertabur tokoh, ada misi sosial yang justru menjadi sorotan utama pelantikan ini.

Engel Sahanggamu, ketua terpilih, menyampaikan bahwa IKA FEB Unsrat harus bertransformasi menjadi kekuatan nyata bagi mahasiswa yang berjuang secara ekonomi bukan sekadar perkumpulan nostalgia para alumni.

Komitmen itu lahir dari pengalaman pribadi. Engel sendiri pernah menjalani masa kuliah dengan mengandalkan beasiswa, bahkan pernah dibantu seorang dosen untuk membiayai ujiannya.

“Saya dulu kuliah dibiayai beasiswa karena tidak mampu. Bahkan, ada dosen yang membiayai ujian saya. Jadi, tidak ada tujuan lain selain memastikan mereka lulus, mengabdi bagi bangsa, dan memutus rantai ketidakmampuan melalui pendidikan,” ungkap Engel.

Ia menyebut dua tokoh sebagai inspirasi di balik semangat pengabdiannya: Hashim Djojohadikusuma dan Prof. Dr. Reda Manthovani.

Nama terakhir, yang kini menjabat Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (JAM Intelijen), bahkan hadir langsung dalam pelantikan dan membacakan amanat Jaksa Agung.

“Tantangan zaman semakin kompleks. Alumni harus hadir dengan program yang berdampak nyata bagi masyarakat, bukan sekadar seremonial,” pesan Prof. Reda.

Rektor Unsrat Prof. Berty Sompie turut menegaskan pentingnya peran alumni dalam kemajuan universitas, dan menaruh harapan besar agar IKA FEB menjadi agen perubahan yang akuntabel serta memberikan kontribusi konkret.

Dengan Joune Ganda dan tokoh-tokoh berpengarur Sulut menjadi penasihat, IKA FEB Unsrat periode 2026–2030 memiliki modal sosial dan jaringan yang kuat.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara