Berita Utama

Joune Ganda Apresiasi Petugas Damkar Minut yang Bekerja Ekstra, Imbau Warga Jaga Lahan Kering

Joune Ganda Apresiasi Petugas Damkar Minut yang Bekerja Ekstra, Imbau Warga Jaga Lahan Kering
Potret petugas pemadam kebakaran Minut saat menjalankan tugas. Foto: Dok Facebook Oto Merah

Penulis: Alfrits Semen

Intensitas penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah kondisi El Nino membuat Bupati Minahasa Utara (Minut), Joune Ganda, mulai mengkhawatirkan kondisi personel pemadam kebakaran.

Para petugas Damkar disebut terus bekerja ekstra menghadapi kebakaran yang muncul di sejumlah lokasi.

Kondisi itu membuat Joune meminta semua pihak tidak menambah beban petugas dengan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran baru.

“Saya agak khawatir, takutnya mereka semua sakit karena sudah kecapaian,” kata Joune, Sabtu (19/9/2026).

Di tengah kekhawatiran tersebut, Joune memberikan dukungan kepada seluruh personel Damkar yang terus berada di lapangan.

Ia menyampaikan apresiasi sekaligus semangat agar para petugas tetap menjalankan tugas melindungi masyarakat, sembari mengingatkan pentingnya menjaga kondisi kesehatan dan keselamatan selama bekerja.

Menurut Joune, situasi musim kering membuat vegetasi dan lahan lebih mudah terbakar.

Karena itu, kewaspadaan tidak hanya menjadi tugas pemerintah dan petugas pemadam, tetapi juga masyarakat.

Ia meminta warga ikut menjaga hutan, lahan dan vegetasi yang saat ini berada dalam kondisi kering agar tidak menjadi sumber api.

Joune secara khusus mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.

Api yang awalnya kecil, kata dia, dapat dengan cepat membesar ketika mengenai vegetasi yang mengering.

“Jangan ada upaya-upaya pembakaran lahan yang tidak terkontrol sehingga menimbulkan api yang sangat besar,” ujarnya.

Bagi Joune, persoalan karhutla dalam kondisi seperti sekarang bukan hanya soal api yang harus dipadamkan.

Setiap kebakaran berarti ada personel yang harus dikerahkan, energi yang terkuras, serta anggaran pemerintah yang kembali digunakan untuk penanganan.

Karena itu, ia mengajak masyarakat saling mengingatkan dan mengontrol lingkungan masing-masing.

“Ini tanggung jawab kita semua,” tegasnya.

Joune memastikan pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan untuk melindungi masyarakat selama kondisi kekeringan dan karhutla masih berlangsung.

Namun, ia berharap upaya tersebut berjalan beriringan dengan kesadaran masyarakat untuk mencegah munculnya titik api baru.