
TOMOHON, beritamanado.com – Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) harus didukung sepenuhnya melalui langkah-langkah antisipasi konkret dengan bekerja sama, mengkoordinasikan kebijakan-kebijakan yang ada agar terwujud sinergitas guna mendapat hasil yang optimal dengan mengajak semua pihak yang terkait untuk mempercepat pencapaian penduduk tumbuh seimbang.
Demikian diungkapkan Walikota Tomohon Jimmy Eman SE Ak saat membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Badan Keluarga Berencana (KB) dan Pemberdayaan Perempuan Kota Tomohon di aula rumah dinas walikota, Kamis (11/8/2016).
“Banyak momen penting bahkan berkesan selaku jajaran pemerintah dan masyarakat Kota Tomohon dimana oleh kerja keras, kerja cerdas dan kerja tuntas sehingga Presiden Joko Widodo boleh menganugerahkan tanda kehormatan Satya Lancana Pembangunan di bidang program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan keluarga (KKBPK),” ungkap Jimmy Eman.
“Tentu hal ini semua berkat peran serta masyarakat Tomohon, pemerintah dan jajaran serta semua pihak. Terima kasih dan penghargaan yang tinggi khususnya kepada pihak-pihak yang peduli pada program kependudukan dan KB atas kontribusi saran dan pemikiran ke depan tentang bagaimana memposisikan program ini dalam konteks pembangunan nasional yang berkeadilan dan berkelanjutan,” ujar Jimmy Eman.
Sementara pelaksana harian Kepala BKKBN Sulut Edison Hutagaol SE menuturkan program BKKBN saat ini yakni dalam hal kependudukan, keluarga berencana, serta pembangunan keluarga.
“Kaitannya dengan tiga program besar tersebut ada hal-hal yang harus di perhatikan seperti bina keluarga balita, remaja dan lansia karena hal tersebut sangat berkaitan erat,” jelas Hutagaol.
Sebelumnya Kepala Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (KB PP) Kota Tomohon Ir Corry Caroles menjelaskan rakor ini juga dirangkaikan dengan syukur penganugerahan tanda kehormatan Satya Lencana Pembangunan.
“Adapun sasaran yang hendak dicapai sebagai komitmen dalam rakor ini diantaranya melaksanakan pembinaan dan peningkatan kesertaan ber KB di lima kecamatan, 44 kelurahan, 7 klinik pemerintah, 24 klink swasta dengan menjamin ketersediaan alat dan obat kontrasepsi di klinik KB serta mengembangkan dan melaksanakan sosialisasi kebijakan pengendalian penduduk,” tutur Caroles.
Di sela kegiatan, Walikota bersama Wakil Walikota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan menyerahkan genre kit kepada kelompok pusat informasi remaja, alat permainan terbuka kepada kelompok PAUDNI, bina keluarga balita kit, hadia lomba pengelola guna keluarga balita, serta hadia lomba genre Sulut ceria dan kegiatan lainnya. (ReckyPelealu)
