Jembatan Woran di Jalan Trans Amurang-Tombatu terancam ambruk.
Amurang—Pengendara roda dua dan empat yang setiap hari melintasi Jembatan Woran, di perbatasan kepolisian Buyungon atau jalan trans Amurang-Ranoketang Tua mulai terlihat tak bersahabat. Pasalnya, jembatan yang dibangun beberapa tahun silam sepertinya mulai terlihat rusak. Bahkan, salah satu tiang penyanggah yang ada mulai menunjukkan tidak bersahabat. Apa pasal, bahwa Jembatan Woran tersebut jelas akan mengancam keselamatan pengguna jalan dan jembatan tersebut.
Dari pantauan beritamanado, disudut arah Desa Kilometer Tiga Kecamatan Amurang, kondisi aspal mulai masuk kedalam. Mengakibatkan kondisi jembatan akan ambruk, bila kendaraan rodak empat atau sejenisnya melewati. Bahkan, kondisi jembatan Woran tersebut dengan sendirinya akan mengancam pengendara maupun pejalan kaki.
‘’Melihat hal tersebut sebagai pengendara dan pejalan kaki di Jembatan Woran, meminta Dinas PU Provinsi Sulawesi Utara untuk datang melihat kondisi jembatan tersebut. Sebab, bukan tidak mungkin Jembatan Worang yang juga menghubungkan Kabupaten Minsel, Mitra dan juga Boltim itu akan ambruk. Kemudian, merasa hal ini akan mengancam perekonomian antara Minsel, Mitra dan Boltim. Maka, usul kami supaya Pemprov Sulut segera turun dan meninjau di dekat kondisi Jembatan Woran tersebut,’’ kata Ketua BPD Kilometer Tiga Teddy Ruasey, saat menghubungi media ini, siang tadi.
Menurut Ruasey, kondisi Jembatan Woran dimaksud lambat laun akan semakin parah. Kalau juga pemperintah tak mau tahu keberadaannya. Maka dari itu, usulnya supaya Dinas PU Sulut atau juga instansi terkait lainnya yang berhubungan dengan perbaikan jembatan harus segera turun.
‘’Sebab, bukan tidak mungkin kondisi Jembatan Woran tersebut akan semakin rapuh bila tak diperbaiki. Kalau juga Dinas PU Sulut atau instansi terkait lainnya tak mau memperbaikinya. Maka, lintas perekonomian antara kabupaten Minsel, Mitra dan Boltim terancam putus,’’ ungkap Ruasey.
Kepala Dinas PU Minsel, Ir Joutje Tuerah ketika dikonfirmasi soal Jembatan Woran membenarkannya. ‘’Bahwa, kondisi jembatan Woran tersebut lambat laun makin parah. Hanya saja, katanya untuk perbaikan menjadi tanggungjawab Provinsi Sulut. Sementara Dinas PU Minsel, hanya menyampaikan saja ke Dinas PU Sulut. Selanjutnya, instansi terkait tersebut yang akan turun dan memantaunya. Dan kami berjanji akan menyampaikannya,’’ ungkap Tuerah. (and)
