
Manado – Puncak perayaan Indonesian Youth Day (IYD) ke-2 di Keuskupan Manado dibuka dengan defile setiap kontingen peserta yang berasal dari keuskupan seluruh Indonesia. Mengambil start dari Lapangan KONI Sario, seluruh peserta berjalan finish di Stadion Klabat Manado untuk selanjutnya mengikui perayaan ekaristi.
Momen dari hajatan skala nasional itu ternyata tidak hanya milik umat Katolik saja. Menurut pantauan di lapangan, ada banyak juga masyarakat dari agama lain. Salah satunya jemaat dan majelis GMIM Bethesda Manado yang tidak ingin melewatkan menyaksikan setiap kontingen yang melintas di ruas jalan Ranotana.
Penatua Kolom 7 Jemaat GMIM Bethesda Manado Agustivo Tumundo SE MSi mengatakan bahwa dirinya bersama dengan seluruh anggota dan majelis jemaat mendukung penuh pelaksanaan pertemuan Orang Muda Katolik (OMK) se-Indonesia itu. Hal itu dibuktikan dengan turun langsung ke pinggir jalan untuk menyaksikan langsung defile.
Ada dua kontingen yang menurut Kabag Humas dan Protokol Setdakab Minahasa ini memiliki keunikan tersendiri. Pertama yaitu kontingen dari Kinabalu Malaysia dan kemudian yang berasal dari Papua yang menyuguhkan penampilan memukau dan sanggup menyedot perhatian banyak orang dari berbagai kalangan.
“Saya bersama Sekreratris Jemaat Pnt Stenly Tengko MSi serta majelis lainnya turut menyaksikan pawai defile IYD Manado 2016. Selamat atas pelaksanaan kegiatan nasional ini. Semoga suasana di Manado dan sekitarnya dapat memberikan pengalaman baru bagi setiap OMK dari semua keuskupan yang hadir,” katanya. (frangkiwullur)
