
Tondano – Bupati Minahasa Jantje Wowiling Sajow, Senin (6/5) sore melantik sejumlah pejabat eselon III. Agenda tersebut dilakukan sesuai rencana awal dalam rangka penataan birokrasi pemerintahan Kabupaten Minahasa.
Berikut nama – nama pejabat eselon II yang dilantik lengkap dengan jabatannya:
1. Agustifo J. E. Tumundo, Kabag Administrasi Kesejahteraan Rakyat
2. Drs.Dolfie J.Kuron, Sekretaris Badan Keluarga Berencana Pmberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
3. Willem P Nainggolan, Kabag Hukum Perundang-undangan
4. Geesje Tombokan, Sekretaris Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika
5. Indra Purukan, Kabag Administrasi Pembangunan
6. Daudson E A Rombon, Sekretaris Badan Prencanaan Pmbangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah
7. Fidel Aruperes, Inspektur Pembantu 1 Inspektorat
8. Novaritta T Supit, Kabag Administrasi Sumber Daya Alam
9. Afril Nender, Kabid Sarana dan Pngolahan Hasil Prkebunan Dinas Prtanian Peternakan dan Perkebunan
10. Philip Siwi, Kabag Administrasi Prekonomian
11. Joris Tumilantouw, Sekretaris Dinas Sosial
12. Alex W.Mamesah, Kabag Administrasi Pemerintahan Umum
13. Meidy Rengkuan, Inspektur Pembantu II Inspektorat
14. Denny Waworuntu, Kabag Humas dan Protokol
15. Engelber Rantung, Kepala Kantor Perpustakaan Dokumentasi dan Arsip Daerah
16. Raymon Koagouw, Inspektur Pembantu III Inspektorat
17. Maxmillian Tampi, Sekretaris Inspektorat
18. Daniel Ratag, Kabid Pengembangan Pegawai Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah
19. Ventje Alexander Kandouw, Kabid Pemuda Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga
20. Moddy Gumansing, Kabid SMP Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga
21. Ivonne Wilar, Sekcam Tondano Timur
22. Janny Fonny Kaunang, Kabid TK/SD Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga
23. Lombok D Maurits, Kabid SMA/SMK Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga
24. John Tendean, Sekcam Langowan Timur
25. Erol Mondoringin, Kabid Produksi Tanaman Pangan Dinas Pertanian Peternakan dan Perkebunan
“Kepada seluruh pejabat yang baru dilantik diharapkan untuk mengedepankan semangat pelayanan yang prima kepada masyarakat sesuai dengan bidang kerja masing – masing. Selain itu, peningkatan kualitas kinerja masing – masing pejabat juga harus diperhatikan. Ini era kompetensi, jadi pejabat pemerintahan wajib untuk meningkatkan kinerja secara berkesinambungan sambil mengikuti aturan yang ada,” ungkap Sajow.(ang)

ngoni jang sala mangarti itu berkaitan dengan komitmen JWS_Ivansa waktu pilbub lalu, mo kase 1 kursi kepala dinas for org Islam Minahasa, dorang pe usulan butul katu kalo bole Islam yg dari propinsi jo, ini bukang ngoni pe konsumsi kwa, ini konsumsi Islam minahasa , makanya jang tanggapi……..
hiiiiiiiiiiiii
kok so bicara2 agama. Memangnya cuma orang islam yang bagus jadi pimpinan???? Dasar pikiran picik……..
daerah kurang KACILI mar tu PEJABAT pe banya….Dana pembangunan cuma abis for dorang,kapan ini minahasa mo maju….??
duskusi yang tak Nasionalis…kalau begitu Hindu dari Bali n Katolik dari NTT..supaya genap
Kalo Kadis yg dari Islam ambil dari pemprov aja pa, yang punya pemikiran yg global, biar minahasa tambah maju
Islam yg Pancasilais dan Nasionalis mestinya,biar nda berbenturan
Kalo kepala dinas paling bagus nanti diambil dari propinsi, supaya lebih mengimbangi visi dan misi JWS-Ivan, orang Islam di Pemprov kan banyak yg punya kemampuan untuk itu, toh pak!