Airmadidi – Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, telah mengusulkan ke PT Pertamina untuk ketambahan tiga sampai empat titik SPBU di Minut.
Allan Mingkid, Kadis Pertambangan dan Energi Minut, mengatakan, pengusulan tersebut karena daerah di Minut semakin padat penduduk dan padat kendaraan, sehingga kebutuhan akan BBM oleh masyarakat semakin bertambah.
Lanjut Allan, selain itu jarak yang jauh antara pemukiman dengan SPBU menambah alasan Pemkab Minut untuk mengusulkan penambahan SPBU.
“Sementara ini, barau ada empat SPBU, yaitu di Airmadidi, Kolongan, Ringroad dan Likupang,” kata Allan pada beritamanado.com
Sementara itu, peninjauan akan lokasi pembangunan SPBU di sekitar ruas jalan SBY sudah dilakukan pihaknya. Sehingga dalam waktu dekat akan segera dilakukan pembangunan SPBU.
“Jalur SBY akan ada SPBU, lokasinya masuk di wilayah Sukur,” ungkap Allan.
Pengusulan ketambahan ini, disambut baik oleh Olvi warga Kalawat. Menurutnya, banyak di desa-desa yang ada di Minut, masih ada masyarakatnya membeli bensin dan menjual bensin eceran.
“Padahal mereka di desa, kalau harganya Rp 8.000 per liter kan mahal sekali, dibanding saja dengan di kota yang hanya Rp 6.000,” ujar Olvi.
Untuk itu diharapkannya, Pemkab Minut secapatnya bisa menyediakan SPBU. “Kalau semakin banyak SPBU kan tidak saling antri,” kata Olvi. (rbn)
