Agama dan Pendidikan

IYD 2016 Angkat Tingkat Toleransi di Manado

Manado – Ketua Komisi Kepemudaan Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI) Monsinyur Pius Riana Prapdi mengatakan Indonesia Youth Day ( IYD ) 2016 atau berkumpulnya orang muda katolik se-Indonesia yang dilaksanakan di Manado, Sulawesi Utara semakin menginternalisasi semangat saling menghargai, toleransi dan kesadaran untuk membangun persaudaraan dalam lingkungan sosial yang inklusif.

“Menginapnya memang di keluarga-keluarga. Ada yang Muslim, ada yang Kristen Prostestan, ada yang pasangan berbeda agama, karena dengan cara seperti itu bukan hanya secara teori tetapi mengalami sendiri bagaimana mereka mempraktekkan imannya dalam di lingkup keluarga dan bagaimana itu di sebarkan satu sama lain untuk saling memperkaya dan disatu paroki bahkan ada yang menyambut itu yaitu dari kelompok orang muda Muslim.” ujar Pius Riana Prapdi.

Dia menambahkan, Indonesia Youth Day merupakan ajang bagi orang muda katolik untuk merayakan perbedaan dan mensyukuri kehidupan sehingga terdapat kerelaan untuk saling membantu dan keegoisan diredam.

Selain kegiatan peserta live in, atau tinggal bersama dengan penduduk, juga dilakukan ibadat mengikuti berbagai pengajaran dan diskusi sampai kemudian ditutup pada kamis (6/10/2016) dengan malam Budaya persembahan dari beberapa daerah di Indonesia. (***/Rizath Polii)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara