BeritaManado.com – Berita Terkini dari Manado

Isu Korupsi dan HAM Bakal Tersaji di Panggung Debat Pilpres 2019

January 17
20:58 2019

Dr Jerry Massie

Jakarta, BeritaManado.com — Pelaksanaan Debat Calon Presiden putaran pertama dipresiksi bakal berlangsung panas dengan menyajikan isu korupsi dan HAM.

Kedua Capres kemungkinan besar akan memggunakan isu past (masa lalu) dan present (masa kini).

Menurut Pengamat Indonesian Public Institute (IPI) Dr Jerry Massie bahwa berbicara masa lalu, ada sejumlah peristiwa yang mungkin saja dipertanyakan pasangan calon momor urut 1 Joko Widodo dan Ma’ruf Amin seperti pemecatan Prabowo Subianto serta dugaan keterlibatan dalam kasus penculikan aktivis 98.

Selain itu ada juga tiga isu HAM lain yaitu pelanggaran masa lalu, agraria atau pertanahan serta sumber daya alam.

Ada kemungkinan terjadi ‘perang’ isu HAM dan demikian juga dengan isu korupsi, dimana sampai saat ini, kasus mega korupsi Bank Century yang merugikan negara sebesar Rp 7,8 triliun dinilai belum tuntas.

“Saya memprediksi, bahwa apa yang dikatakan diatas bakal terangkat ke publik melalui debat kali ini. Sulit untuk menuding dan menyalahkan Joko Widodo karena kasus ini terjadi di era pemerintahan Susilo Bambang Yudoyono. Yang menjadi pertanyaan, kenapa KPK seperti takut mengungkapnya,” ungkap Massie.

Ditambahkannya, kasus korupsi Meikarta yang melibatkan Lippo Grup dan Bupati Bekasi yang sudah berstatus tersangka juga bakal diungkit dan diharapkan bisa dituntaskan siapapun presiden yang akan terpilih.

“Dalam beberapa kasus korupsi skala besar, saya yakin ada mafia yang ikut terlibat di dalamnya. Belum lagi kasus BLBI yang bisa jadi dipolitisasi dan dipolarisasi lawan politik. Dalam hal ini, petahana harus berhati-hati saat memberikan pandangannya,” ungkapnya.

Yang tak kalah menarik juga yaitu kasus suap proyek reklamasi pantai Jakarta Utara serta pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras sebesar Rp 191 miliar.

Massie sendiri menilai, pemerintahan Joko Widodo berhasil karena ada Rp 1,5 triliun diselamatkan KPK, 8.290 tersangka Pumgli, 5.070 OTT KPK dengan jumlah Rp 320 miliar.

“Jadi Jokowi bisa dibilang sukses dalam penanganan kasus korupsi dan dapat dikategorikan sebagai pencapaian yang baik,” tandasnya. (Frangki Wullur)

 

 

Ads




0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

three + 15 =