Berita Utama

Irina A Teratai RSUP Kandou Diterpa Isu: Kepala Ruangan Klarifikasi, Keluarga Pasien Buka Suara

Irina A Teratai RSUP Kandou Diterpa Isu: Kepala Ruangan Klarifikasi, Keluarga Pasien Buka Suara
Kepala ruangan Irina A Teratai dan keluarga pasien klarifikasi isu miring yang ada.

Manado, BeritaManado.com — Diterpa isu pengabaian keluhan pasien, serta kondisi ruang rawat inap yang disebut-sebut panas dan fasilitasnya rusak, pihak RSUP Prof Dr R D Kandou Manado langsung meluruskannya.

Kepala Ruangan Irina A Teratai, Ns Sunati Baso, S.Kep menegaskan bahwa hal itu tidak benar.

Pasalnya, hingga saat ini pihak keluarga pasien tidak pernah melayangkan komplain, apalagi menyampaikan keluhan seperti yang dikabarkan.

“Sejak awal, sebelum pasien masuk ke ruang rawat inap A Teratai yang merupakan kelas 2, keluarga sudah kami berikan edukasi penuh mengenai kondisi ruangan. Mereka memahaminya,” jelas Sunati, Kamis (2/10/2025).

Ia juga menjelaskan bahwa ruangan A Teratai memang sedang dalam proses perbaikan.

Kondisi ini yang menyebabkan beberapa fasilitas, termasuk pendingin ruangan (AC), belum berfungsi optimal.

Namun, sekali lagi, ia menekankan bahwa situasi ini sudah dijelaskan secara transparan kepada keluarga pasien sejak mereka memutuskan untuk menempati ruangan tersebut.

“Berita yang beredar itu justru bersumber dari pihak yang hanya datang membesuk, bukan keluarga inti pasien. Jadi, mereka tidak tahu kronologi dan kesepakatan awal masuknya pasien ke ruangan Teratai,” pungkasnya.

Terlepas dari pemberitaan tersebut, Sunati bersyukur bahwa pasien telah selesai menjalani operasi dengan baik dan direncanakan bisa segera pulang dalam kondisi sehat.

Suami Pasien Turut Klarifikasi

Pernyataan Kepala Ruangan ini diperkuat oleh Gery Pokay, suami pasien.

Gery bahkan secara lugas menyampaikan klarifikasi bahwa tidak ada masalah dengan pelayanan maupun kondisi ruangan yang mereka tempati.

Ia bahkan menyampaikan permohonan maaf kepada pihak RSUP Kandou, khususnya Ruangan A Teratai, atas kehebohan yang terjadi akibat pemberitaan tersebut.

“Yang terpenting buat kami saat itu adalah pasien bisa mendapat kamar untuk persiapan operasi. Kami justru kaget sekali dengan adanya pemberitaan itu. Saya pribadi mohon maaf atas kejadian itu,” sesal Gery.

RSUP Kandou Terbuka Terhadap Masukan

Menanggapi keseluruhan insiden ini, Manajemen RSUP Kandou menegaskan bahwa rumah sakit selalu terbuka terhadap semua masukan maupun keluhan.

Mereka menjadikan setiap kritik sebagai bahan evaluasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan.

“Setiap saran, kritik, maupun laporan akan selalu kami tindaklanjuti demi pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutup pihak manajemen, menekankan komitmen mereka untuk memberikan layanan kesehatan yang prima.

(***/jenlywenur)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara