Apalagi belum lama ini, ada sejumlah kasus viral tentang pelarangan ibadah, salah satunya di Bolaang Mongondouw Timur, Sulawesi Utara.
Lewat surat tersebut, Hillary berharap ada ketegasan ke semua kepala daerah dan gerakan aparat ke semua titik untuk sosialisasi.
Sementara bagi tokoh masyarakat desa setempat yang belum paham apa itu toleransi, harusnya mendapat penataran terlebih dahulu.
“Saya sudah buatkan tembusan juga ke Kapolri, Panglima TNI, Kemenag, Kepala Staff Kepresidenan, Mensesneg, Pimpinan MPR DPR DPD dan tembusan ke semua organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan agar besama-sama, bahu-membahu mengatasi masalah ini,” pungkas Hillary.
(srisurya)
