Tondano – Tidak digunakannya lagi anggaran makan minum (MaMi) Bupati Minahasa tentu punya alasan tersendiri bagi Jantje Wowiling Sajow.
“Harapan masyarakat haruslah lebih diutamakan daripada mengurus makan dan minum seorang bupati. Untuk mewujudkan harapan, masyarakat, maka pemimpinnya harus berkorban,” ucap Sajow.
Kepada BeritaManado.com, Minggu (15/2/2015), Sajow mengatakan bahwa apa yang dilakukannya itu murni atas inisiatif pribadi. (frangkiwullur)
